Akhir pekan ini, lintasan ikonik Phillip Island kembali bersiap menyambut deru mesin kelas premier, namun atmosfer yang menyelimuti paddock terasa jauh lebih emosional dari biasanya. Raul Fernandez, pembalap andalan yang musim lalu menorehkan tinta emas dengan meraih kemenangan perdana kelas premier di sirkuit tepi laut tersebut, secara terbuka mengakui bahwa dirinya akan merasa sangat emosional menghadapi akhir pekan Grand Prix Australia kali ini. Kenangan manis tahun lalu, di mana ia mewarisi posisi terdepan setelah rival-rivalnya menghadapi hukuman penalti, masih melekat kuat dalam benaknya dan memberikan motivasi ekstra yang mendalam.
Perjalanan pebalap asal Spanyol itu menuju tangga juara musim lalu memang tidak bisa dilepaskan dari ketenangannya dalam menjaga jarak dari para pengejar terdekatnya seperti Pedro Acosta dan Alex Marquez, hingga akhirnya menyentuh garis finis terdepan untuk pertama kalinya bersama skuad Trackhouse. Kepada media, ia mengungkapkan betapa bermaknanya lintasan cepat dan mengalir ini bagi perjalanan kariernya di kejuaraan dunia balap motor. "Ya, saya akan menangis sedikit," ujar Fernandez mengenang memori indahnya di Australia. Ia menambahkan bahwa kesedihan tersebut bukan sekadar karena pencapaian kemenangan perdananya di kelas utama, melainkan karena atmosfer luar biasa yang selalu ia rasakan setiap kali menginjakkan kaki di Phillip Island, sebuah trek bersejarah yang dipastikan akan dirindukan oleh banyak pihak di dunia balap.
Kerinduan dan emosi mendalam itu juga diperkuat oleh kenangan visual yang tak terlupakan dari musim lalu, di mana momen melintasi tikungan terakhir sambil melihat seluruh anggota garasi menyambutnya menjadi sebuah validasi atas kerja keras tim. Kembali ke lintasan dengan membawa momentum positif dari Mandalika—di mana ia merebut pole position perdana dan finis di posisi kedua meski harus berjuang menahan rasa sakit akibat patah jari—pesona RS-GP milik Aprilia kembali dinantikan. Fernandez menjelaskan secara teknis mengapa motor pabrikan Noale tersebut sangat cocok dengan karakteristik Phillip Island yang cepat. "Karena kami memiliki stabilitas yang sangat baik di tikungan-tikungan cepat," ungkapnya lugas, menggarisbawahi keunggulan aerodinamika dan sasis motor mereka.
Sementara itu, rekan setimnya yang kini menunjukkan perkembangan pesat, Ai Ogura, menyambut balapan akhir pekan ini dengan optimisme tinggi setelah melewati musim debut yang cukup menantang tahun lalu. Mengingat pada musim sebelumnya ia masih berjuang memulihkan diri dari cedera, pebalap asal Jepang tersebut percaya bahwa pengalaman tambahan di atas motor MotoGP akan memberikan perbedaan signifikan. "Tentu saja. Saya berharap untuk mendapatkan akhir pekan yang jauh, jauh lebih baik daripada tahun lalu," kata Ogura, yang baru saja menyelesaikan rangkaian hasil positif di Indonesia bersama pabrikan Italia tersebut. Pengalaman berharga di trek berkecepatan tinggi ini diyakini mampu membantunya mencatatkan hasil kompetitif sepanjang sesi latihan hingga balapan utama.
Baca Juga Gallery MotoGP Thailand 2026 Sorot Tekanan Awal MusimKepala Tim Davide Brivio turut memberikan pandangannya menjelang bergulirnya rangkaian GP Australia, menyoroti betapa spesialnya tempat ini bagi perjalanan sejarah Trackhouse Racing. Brivio mengenang bagaimana kemenangan perdana mereka tahun lalu diraih lewat penampilan gemilang Fernandez, sekaligus memantau kondisi fisik sang pebalap yang baru saja pulih dari insiden di Mandalika. "Kami hanya berharap bahwa cedera yang dialami Raul di Indonesia tidak terlalu memengaruhinya dan menempatkannya dalam kondisi untuk berjuang meraih kemenangan, seperti yang ia layak dapatkan," tutur Brivio penuh harap. Dengan dukungan performa motor yang kompetitif serta mentalitas juang yang tinggi dari para punggawanya, garasi Trackhouse optimis dapat kembali mencatatkan akhir pekan yang manis di salah satu sirkuit paling menantang dalam kalender balap dunia.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!