Untuk pertama kalinya sejak Grand Prix Italia, di mana ia sempat mencatatkan performa impresif, pembalap Alpine yaitu Pierre Gasly sukses kembali merangsek ke zona poin dalam gelaran GP Amerika Serikat di Austin. Memulai balapan dari posisi kesepuluh, pembalap asal Prancis tersebut berhasil mempertahankan posisinya hingga garis finis dalam sebuah balapan yang berjalan sangat pelik dan penuh drama di atas lintasan Sirkuit COTA.

Jalannya balapan tidak lantas berjalan mulus bagi Gasly sejak lampu start padam. Dalam upaya agresif untuk melakukan overtaking pada fase-fase awal lomba, insiden senggolan tidak terhindarkan ketika Oliver Bearman mencoba menyodok ke sisi dalam. Akibat manuver berbahaya tersebut, pembalap Inggris itu kemudian diganjar penalti waktu sepuluh detik oleh pengawas balapan, sementara mobil A524 milik Gasly harus menderita konsekuensi teknis yang cukup masif pada sektor aerodinamika.

Meskipun benturan tersebut tidak sampai membuat mobilnya berputar, kerusakan yang ditimbulkannya tergolong sangat parah dan langsung memangkas potensi kecepatan optimal dari sang pembalap. Selepas balapan usai, Gasly bahkan mengaku terkejut saat melihat betapa parahnya lubang dan hilangnya komponen serat karbon di sisi kanan lantai mobilnya akibat hantaman tersebut. Kerugian downforce ini praktis membunuh peluangnya untuk memberikan perlawanan yang lebih sengit kepada para rival di depannya.

- Advertisement -
Advertisement

Situasi pelik semakin diperparah dengan adanya kendala teknis ketika tim melakukan pit stop yang berujung pada lambatnya durasi penggantian ban di area pitlane. Masalah operasional ini sekarang sedang diinvestigasi secara mendalam oleh para teknisi tim guna mencari akar permasalahan agar tidak terulang pada seri-seri berikutnya. Tanpa hambatan tersebut, Gasly sebenarnya menyakini bahwa ia memiliki kans nyata untuk bertarung lebih dekat dan memberikan tekanan maksimal demi memperebutkan posisi kesembilan.

Baca Juga Verstappen Kenang Candaan Lambiase di Podium GP Singapura

Kendati harus melewati berbagai rintangan pelik termasuk duel sengit di paruh awal lomba melawan pembalap lain seperti Liam Lawson, perolehan satu poin ini tetap disyukuri oleh sang juara bertahan podium sebagai hasil maksimal yang bisa diraih. Berbekal ketahanan mental serta performa solid di bawah tekanan, skuad kini mengalihkan fokus penuh menuju seri berikutnya di Autodromo Hermanos Rodriguez untuk menghadapi tantangan baru di GP Meksiko.