Tim Mercedes, yang selalu dikenal dengan profesionalisme tinggi di lintasan Formula 1, baru-baru ini menunjukkan sisi humoris mereka dengan meledek pebalap andalan mereka sendiri. Insiden canggung ini melibatkan pebalap muda asal Italia yang kini memimpin klasemen, Kimi Antonelli, yang tidak sengaja menabrak pagar kayu saat sedang bermanuver mundur di sela-sela akhir pekan balap Grand Prix Amerika Serikat di Austin. Peristiwa di luar lintasan balap ini langsung mencuri perhatian publik dunia maya setelah diunggah ke platform TikTok.
Dalam rekaman video berdurasi singkat yang dibagikan melalui akun resmi TikTok milik tim, terlihat Antonelli berada di balik kemudi sebuah mobil listrik mewah berjenis Mercedes-AMG GT 4-Door Coupe. Ketika sang pebalap mencoba memundurkan kendaraan mewah tersebut, ia rupanya salah memperhitungkan jarak ruang parkir yang tersedia di sekitarnya. Akibat miskalkulasi ruang yang cukup tipis tersebut, bagian belakang mobil akhirnya bersentuhan secara perlahan dengan pagar kayu pembatas yang berada tepat di belakang kendaraannya, menciptakan momen yang langsung memancing gelak tawa dari rekan setimnya.
Video amatir yang memperlihatkan detik-detik insiden canggung tersebut, lengkap dengan reaksi spontan dari Antonelli serta rekan setimnya, George Russell, langsung viral dalam waktu singkat. Dilansir dari Motorsport.com, tayangan jenaka itu tercatat telah ditonton lebih dari 9 juta kali serta mendulang lebih dari 1,3 juta tanda suka dari para penggemar balap di seluruh dunia hanya dalam hitungan hari sejak pertama kali diunggah ke dunia maya.
Kolom komentar unggahan tersebut langsung dipenuhi oleh berbagai tanggapan kocak dari para pecinta ajang balap jet darat yang merasa terhibur dengan sisi manusiawi sang bintang muda. Salah satu penggemar menuliskan komentar bernada candaan bahwa sangat menyenangkan mengetahui seorang pebalap level elit dunia sekalipun ternyata masih mengalami kesulitan saat harus memarkirkan kendaraan. Sementara itu, penggemar lainnya tidak kalah antusias menyoroti ekspresi wajah rekan setimnya dengan menuliskan komentar bernada terhibur atas reaksi spontan yang tertangkap kamera.
Meskipun insiden kecil di area parkir tersebut terasa sedikit memalukan bagi sang pebalap berusia 20 tahun, performa luar biasa yang ia tunjukkan di atas lintasan sepanjang musim balap ini telah membawanya berada di ambang sejarah besar. Penampilan konsisten tersebut memberikannya peluang emas untuk mengamankan gelar juara dunia Formula 1 pertamanya dalam karier profesionalnya yang masih sangat muda, memupuk harapan besar bagi para pendukung setia pabrikan asal Jerman tersebut.
Baca Juga Toto Wolff Tolak Perubahan Batasan Anggaran F1 Usulan James VowlesPeluang matematis untuk mengunci gelar juara sebenarnya sempat berada dalam genggaman pada seri balapan akhir pekan di Circuit of The Americas, Amerika Serikat. Skenario tersebut sempat terbuka meskipun membutuhkan kombinasi hasil yang spesifik, di mana ia harus memenangi balapan utama sementara rekan setimnya finis di luar delapan besar dan peraih titel juara dunia berkali-kali menyelesaikan lomba di luar empat besar.
Pada akhirnya, sang pebalap berbakat ini sukses mempersembahkan kemenangan Grand Prix kesembilannya musim ini di Austin setelah tampil mendominasi sepanjang balapan. Kendati demikian, hasil akhir menempatkan sang juara senior di posisi keempat dan rekan setimnya di posisi kedelapan, yang berarti penentuan gelar juara dunia harus ditunda dan dilanjutkan pada seri berikutnya di Meksiko.
Seusai merayakan kemenangan gemilang di atas podium, pebalap muda berbakat ini mengungkapkan rasa puasnya atas kerja keras seluruh kru di garasi tim. la menyatakan bahwa hasil tersebut merupakan buah dari dedikasi panjang dalam mengembangkan paket mobil terbaru dan menjalankan strategi pit stop tunggal yang berjalan sempurna sepanjang lomba. Mengenai peluang besarnya untuk segera menyegel gelar juara dunia perdana, ia menegaskan tekadnya untuk tetap fokus menyelesaikan musim ini dengan hasil terbaik dan berharap dapat segera mengunci gelar tersebut dalam waktu dekat.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!