Pembalap Oscar Piastri menyatakan kepuasannya terhadap respons yang diberikan oleh tim manajemen McLaren menyusul insiden kontroversial yang melibatkan rekan setimnya pada balapan sebelumnya. Pernyataan tersebut disampaikan oleh pembalap asal Australia itu dalam sesi konferensi pers resmi yang digelar oleh Federasi Automobil Internasional (FIA) pada hari Kamis di Sirkuit Austin, menyusul serangkaian diskusi internal yang dilakukan bersama para petinggi tim usai akhir pekan yang sulit di Singapura.
Insiden bermula ketika Piastri dan Lando Norris terlibat dalam senggolan pada lap terakhir dalam perebutan posisi keempat di Tikungan 5. Kontak fisik tersebut mengakibatkan mobil Piastri menabrak pembatas lintasan dan memaksanya gagal finis setelah kedua kendaraan sempat berputar, sementara Norris mampu melanjutkan perjalanan untuk mengamankan posisi kedelapan. Tabrakan itu mengakibatkan perolehan poin penting bagi McLaren terpangkas drastis dari potensi sembilan angka menjadi hanya satu poin saja di klasemen.
Meskipun pengawas balapan memutuskan untuk tidak menjatuhkan penalti apa pun kepada kedua pembalap, pimpinan tim Andrea Stella secara terbuka menyebut insiden tersebut sebagai sesuatu yang tidak dapat diterima dan mengonfirmasi bahwa evaluasi internal akan segera dilakukan. Ketika ditanya mengenai jalannya diskusi tersebut di Austin, Piastri memberikan penilaian positif terhadap penanganan yang diambil oleh Kepala Tim Zak Brown dan Andrea Stella dalam meredakan ketegangan internal.
"Saya telah puas dengan bagaimana segala sesuatunya ditangani," ujar Piastri saat memberikan keterangan kepada awak media. "Saya pikir tim dan Zak serta Andrea telah menangani berbagai hal sebagaimana mestinya. Jadi semuanya baik-baik saja. Saya rasa hal itu diselesaikan secara tepat, dan kami kini siap untuk kembali membalap di lintasan." Di sisi lain, Norris sempat melontarkan pembelaan atas keputusan manuver mendahuluinya, namun kemudian mengakui bahwa dirinya telah mengecewakan tim serta mengambil risiko yang tidak sebanding dengan keuntungan posisi.
Baca Juga Ferrari Ubah Strategi Power Unit: Hamilton dan Leclerc Kini SetaraNorris kembali menegaskan tanggung jawab penuh atas insiden tersebut menjelang rangkaian Grand Prix Amerika Serikat. "Saya mengambil tanggung jawab atas kesalahan saya, dan saya belajar darinya. Tim ini adalah motivasi saya setiap akhir pekan, dan tujuan saya adalah membalas kerja keras semua orang dengan melakukan peningkatan, mengambil keputusan yang lebih baik, serta mewakili tim dengan cara terbaik," ungkap pembalap berusia 26 tahun tersebut dalam pratinjau resmi tim.
McLaren saat ini tengah menghadapi fase krusial dalam perebutan gelar juara dunia konstruktor, di mana keunggulan poin mereka atas Red Bull terpangkas signifikan dari 43 angka usai Grand Prix Azerbaijan menjadi hanya berjarak tujuh poin saja menyusul hasil kurang memuaskan di Singapura. Di sisi lain, Piastri juga masih berjuang keras mengatasi kendala performa sepanjang musim 2026, menempati posisi ketujuh pada klasemen sementara pembalap dengan mengoleksi 138 poin dibandingkan torehan Norris yang mencapai 201 angka dalam proses adaptasinya terhadap mobil MCL40.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!