Pandeglang ,Nusantara Media – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 M, Babinsa Koramil 0102/Cadasari Kodim 0601/Pandeglang turut menghadiri kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di Musholla Cidahu Lebak Abuya, RT 001/RW 001, Desa Tanagara, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Selasa (25/8/2026).

content_6a8d13e5cdf0e.jpg

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri Serka Ujang Sopyan dan Sertu Risman Harahap selaku Babinsa Koramil 0102/Cadasari, bersama para ulama, tokoh agama, santri serta masyarakat sekitar.

Sejumlah tokoh agama turut hadir, di antaranya KH. Abuya Muhtadi Cidahu selaku Pimpinan Pesantren Raudatul Ulum Cidahu, KH. Abuya Murtadlo Cidahu selaku Pimpinan Pesantren Al Istiqosah Cidahu, KH. Abuya Abdul Aziz, KH. Abuya Muntaqo, H. Taba, H. Soib, KH.

- Advertisement -
Advertisement

Ahmad dari Al Awamil Cidahu Nyomplong, serta para kiyai, ustadz, santri dan masyarakat sekitar.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan ayat-ayat pendek, tawasul dan pembacaan dzikir. Suasana semakin khidmat ketika jamaah bersama-sama melantunkan shalawat, Mahalul Qiyam dan Marhaban sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Selanjutnya, kegiatan diisi dengan sambutan dan Kalam Ilahi, kemudian dilanjutkan dengan acara inti berupa ceramah agama yang disampaikan oleh KH. Abuya Muhtadi Cidahu.

Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan berbagai keteladanan Rasulullah SAW yang dapat dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun akhlak mulia, mempererat persaudaraan serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Acara kemudian ditutup dengan doa, pembacaan Shalawat Badar dan penutup. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat, aman dan penuh suasana kekeluargaan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu momentum penting bagi umat Islam untuk kembali mengingat perjuangan, keteladanan serta akhlak mulia Rasulullah SAW.

Baca Juga TNI Tinjau Progres TMMD di Pandeglang: Fokuskan Pembangunan Sumur Bor dan Infrastruktur Desa

Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, masyarakat diharapkan semakin meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mengamalkan nilai-nilai yang beliau ajarkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Di Indonesia, peringatan Maulid Nabi juga berkembang dalam berbagai bentuk tradisi keagamaan dan budaya lokal.

Selain pembacaan shalawat, dzikir dan pengajian, masyarakat juga kerap mengisinya dengan kegiatan berbagi makanan, sedekah serta berbagai tradisi khas daerah, termasuk tradisi Panjang Mulud di Banten.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan komunikasi sosial dengan para ulama, tokoh agama, santri serta masyarakat di wilayah binaan.

Kedekatan tersebut diharapkan dapat terus terpelihara sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara TNI dengan seluruh komponen masyarakat.

Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, diharapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat dalam menjaga persatuan, kerukunan, kepedulian sosial serta menciptakan kehidupan bermasyarakat yang aman, damai dan penuh kebersamaan.