Pandeglang, Nusantara Media  — Komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mengakselerasi pembangunan di wilayah terpencil dan pedesaan kembali dibuktikan nyata. Melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), jajaran TNI Angkatan Darat terus menggenjot berbagai sasaran fisik yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Hal tersebut terungkap dalam kunjungan kerja Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI AD ke lokasi sasaran fisik di Kabupaten Pandeglang, Banten. Peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Irum Itjenad, Brigjen TNI Joni Pardede, S.Sos., yang didampingi oleh Komandan Kodim (Dandim) 0601/Pandeglang, Letkol Inf. Afri Swandi Ritonga, S.I.P. Kehadiran tim Wasev bertujuan untuk memastikan efektivitas serta transparansi pelaksanaan program pembangunan yang tengah berjalan agar tepat sasaran dan berdaya guna tinggi bagi warga setempat.

Dalam agenda peninjauan tersebut, Brigjen TNI Joni Pardede memberikan perhatian khusus pada titik proyek pengeboran air bersih. Fasilitas ini dinilai sebagai salah satu infrastruktur paling mendesak yang sangat dinantikan oleh warga sekitar guna mengatasi persoalan kesulitan air bersih yang kerap melanda wilayah pedesaan.

- Advertisement -

"Hari ini saya datang ke sini ke Kodim Pandeglang untuk melaksanakan kegiatan pengawasan TMMD Membangun Desa di wilayah Kabupaten Pandeglang. Pas di tempat ini, objek kegiatan kita adalah peninjauan dari data yang dilaporkan terkait pembangunan sumur bor yang bermanfaat untuk empat puluh kepala keluarga masyarakat di sini," ujar Brigjen TNI Joni Pardede di hadapan awak media.

Meski progres pengerjaan sumur bor tersebut saat ini masih dalam tahap konstruksi dan belum sepenuhnya rampung, pihak TNI memastikan proyek ini akan digarap secara maksimal. Sebagai langkah penyempurnaan, proyek sumur bor ini nantinya akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang berupa pembangunan penampung air atau toren berkapasitas besar.

"Nanti akan dibuat toren yang volume atau kapasitasnya 2.000 liter, sehingga nantinya bisa dialirkan ke rumah-rumah warga masyarakat di sekitar sini," tambahnya. Keberadaan fasilitas ini diproyeksikan mampu memberikan solusi permanen bagi puluhan kepala keluarga dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Selain meninjau infrastruktur air bersih, Brigjen TNI Joni Pardede juga memaparkan cakupan luas dari program TMMD Ke-129 yang tengah berlangsung di wilayah hukum Kodim 0601/Pandeglang. Berbagai program fisik lain telah dipetakan secara matang untuk mendongkrak roda perekonomian dan taraf hidup masyarakat desa.

Adapun sasaran fisik yang menjadi fokus pengerjaan meliputi:

-Pengerasan Jalan Desa: Membuka dan memperlancar aksesibilitas transportasi warga antarwilayah untuk mendistribusikan hasil pertanian dan mobilitas harian.

-Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH): Sebanyak lima unit rumah warga kurang mampu di wilayah Kabupaten Pandeglang mendapatkan bantuan perbaikan agar menjadi hunian yang sehat, aman, dan layak huni.

Seluruh rangkaian proyek pembangunan infrastruktur pedesaan ini dikerjakan secara gotong royong melalui sinergi yang solid antara Dansatgas, jajaran prajurit TNI, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat setempat. Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan target penyelesaian yang ketat sesuai alokasi anggaran TMMD Tahun Anggaran 2026.

Pemerintah pusat melalui TNI terus mendorong agar program lintas sektoral seperti TMMD dapat menjadi motor penggerak pembangunan nasional dari pinggiran. Dengan pengawasan ketat yang dilakukan oleh Tim Wasev TNI AD, diharapkan seluruh target sasaran fisik dapat diselesaikan tepat waktu hingga mencapai tingkat penyelesaian 100 persen tanpa hambatan berarti.

Kehadiran program TMMD Ke-129 di Kabupaten Pandeglang ini tidak hanya sekadar membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Jangka panjangnya, program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata secara nasional berupa peningkatan kualitas hidup, kesehatan, serta pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat di pedesaan.