Garut, Nusantara Media — Komandan Kodim (Dandim) 0611/Garut Letkol Inf. Fahrisal Efendi Sinaga, S.I.P., turut memastikan pembangunan sumur bor di Kampung Sukaeurih, Desa Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang selama ini menghadapi kesulitan air bersih saat musim kemarau.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan peresmian sumur bor yang dihadiri Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, Senin (24/8/2026).
Sebagai tuan rumah kegiatan, Dandim 0611/Garut bersama jajaran Kodim 0611/Garut mendampingi langsung rangkaian peresmian sekaligus memastikan fasilitas sumber air tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.
Keberadaan sumur bor dinilai penting mengingat warga Kampung Sukaeurih selama ini mengandalkan sumber air yang sangat bergantung pada curah hujan. Kondisi tersebut membuat masyarakat mengalami kesulitan memperoleh air ketika memasuki musim kemarau.
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih mengatakan, pembangunan sumur bor dilakukan setelah dilakukan pencarian titik yang memiliki potensi sumber air.
"Alhamdulillah kita sudah dibuatkan sumber air ini yang memang kedalamannya sampai 50, bahkan ada yang sampai 100 meteran untuk mendapatkan sumber air," kata Kosasih.
Menurutnya, sebagian masyarakat sebenarnya sudah memiliki sumur. Namun, kedalaman sumur yang relatif dangkal membuat sumber air tersebut mudah mengering ketika musim kemarau.
Karena itu, keberadaan sumur bor diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat untuk mendapatkan sumber air yang lebih stabil.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0611/Garut menekankan pentingnya sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menangani persoalan kebutuhan air bersih.
Babinsa dan Koramil, kata dia, memiliki peran penting karena menjadi unsur TNI yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Melalui aparat kewilayahan, berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat diketahui dan segera dikoordinasikan.
Program sumur bor tersebut merupakan bagian dari bantuan pemerintah melalui jajaran TNI yang dilaksanakan di berbagai wilayah. Khusus di Jawa Barat, hingga kini telah dibangun 158 sumur bor.
Baca Juga Wakil Bupati PALI Iwan Tuaji Lakukan Sidak ke PT Servo Lintas Raya, Pastikan Operasional Jalan Hauling Batubara Aman dan Tertib"Di Jawa Barat ini sudah 158 sumur bor yang sudah kita bangun. Insyaallah ke depan akan terus kita bangun sampai akhir tahun," ujar Kosasih.
Secara nasional, pembangunan sumur bor oleh jajaran TNI ditargetkan mencapai sekitar 5.000 titik.
Kosasih juga mengajak masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk menyampaikan kondisi tersebut kepada Babinsa maupun Koramil setempat.
"Masyarakat bisa laporkan kepada Babinsa ataupun Koramil bahwa memang masyarakat tersebut butuh sumber air bersih," tuturnya.
Laporan tersebut selanjutnya akan dikaji untuk menentukan lokasi yang memiliki potensi sumber air sebelum dilakukan pengeboran.
Bagi Kodim 0611/Garut, pola tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat fungsi kewilayahan sekaligus memastikan program bantuan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Selain peresmian sumur bor di Banyuresmi, Pangdam III/Siliwangi juga dijadwalkan meresmikan jembatan gantung di wilayah Pamonpoh pada Rabu mendatang.
Melalui berbagai program tersebut, Kodim 0611/Garut terus mendorong sinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan solusi terhadap kebutuhan dasar warga, khususnya di wilayah yang rawan mengalami kekeringan.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!