Pandeglang, Nusantara Media – Sungguh miris! Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah untuk meningkatkan gizi siswa sekolah dasar justru berubah menjadi momok menakutkan di SDN Ci Kadadu, Desa Ci Kadu, Kecamatan Ci Bitung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Porsi makanan MBG yang seharusnya bergizi dan enak dikonsumsi siswa-siswi SD malah ditemukan banyak belatung yang berserakan di dalam tempat makanan. Kejadian ini berpotensi menjadikan makanan tersebut sebagai “racun” bagi anak-anak sekolah dasar yang rentan.
Jakani Junaedi, selaku Pembina Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP) Kabupaten Pandeglang, menyayangkan peristiwa tersebut. Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan dari spesialis ahli gizi yang bertugas di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG berlokasi di Kampung Pasar Sukamaju, Desa Manglid, Kecamatan Ci Bitung, Kabupaten Pandeglang.
Peristiwa terjadi di SDN Ci Kadadu, Desa Ci Kadu, Kecamatan Ci Bitung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Dapur penyedia makanan berada di Kampung Pasar Sukamaju, Desa Manglid, Kecamatan yang sama.
Kejadian ini baru-baru ini terungkap dan langsung menjadi perhatian publik serta aktivis setempat (per April 2026).
Menurut Jakani Junaedi, penyebab utamanya adalah lemahnya pengawasan dan pengendalian kualitas dari ahli gizi serta pihak dapur SPPG. Makanan yang seharusnya menjamin gizi anak malah terkontaminasi serangga, sehingga membahayakan kesehatan siswa.
Jakani Junaedi meminta kepada Kepala SPPG Kabupaten Pandeglang untuk segera memanggil kepala dapur MBG tersebut. Ia mendesak agar diberikan sanksi baik berupa sanksi administrasi maupun teguran keras terhadap kepala dapur MBG dan bagian spesialis ahli gizi yang bertanggung jawab di dapur tersebut. Tujuannya agar kejadian serupa tidak terulang dan kualitas program MBG dapat terjaga.
Kejadian ini menjadi sorotan karena Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan inisiatif nasional yang diharapkan dapat membantu pertumbuhan dan kesehatan anak-anak Indonesia, khususnya di daerah. Namun, kasus kontaminasi belatung ini justru merusak kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan program tersebut di lapangan.
Pihak terkait diharapkan segera melakukan investigasi menyeluruh, meningkatkan standar higiene, dan memperketat pengawasan di seluruh dapur SPPG di Kabupaten Pandeglang agar program MBG benar-benar memberikan manfaat, bukan malah membahayakan generasi penerus bangsa.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!