Ketegangan memanas di sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez ketika Max Verstappen melancarkan kritik pedas terhadap Liam Lawson menyusul insiden senggolan di sesi latihan bebas kedua (FP2) Formula 1 Grand Prix Meksiko. Insiden yang melibatkan kedua pembalap dari keluarga besar Red Bull tersebut terjadi ketika mereka terlibat duel ketat roda ke roda di area stadion yang ikonik. Benturan fisik antara mobil mereka memaksa petugas balap mengibarkan bendera merah demi membersihkan serpihan karbon yang berserakan di atas lintasan aspal.

Pertarungan bermula ketika Verstappen mencoba masuk dari sisi dalam di Tikungan 12. Tak berselang lama, Lawson mencoba merespons dengan manuver serupa di tikungan berikutnya, yang justru berujung pada senggolan hingga membuat sang juara dunia terpaksa melebar keluar trek. Ketika disinggung oleh awak media mengenai apakah insiden tersebut murni sebuah ketidakberuntungan, Verstappen dengan tegas menepis anggapan tersebut dan menilai tindakan sang pembalap muda sebagai sesuatu yang kurang bijak dalam situasi kariernya saat ini.

Dalam wawancaranya usai sesi, Verstappen mengungkapkan pandangannya secara blak-blakan mengenai keputusan yang diambil oleh pembalap asal Selandia Baru tersebut di atas lintasan. Sebagaimana dilansir dari Motorsport.com, ia menyatakan, "Yah, saya pikir itu bukan disebut kurang beruntung. Mungkin perilaku yang tidak begitu pintar, apa yang coba dia lakukan di sana. Pada akhirnya itu tidak akan mengubah akhir pekan saya, tetapi jika saya jadi dia, saya akan bertindak sedikit lebih pintar. Juga ketika Anda sedang berjuang untuk kursi Anda, itu bukan perilaku yang sangat pintar." Akibat insiden ini, laju Verstappen terganggu dan ia harus puas finis di posisi kelima, tertinggal di belakang pembalap tercepat Charles Leclerc.

- Advertisement -
Advertisement

Kepala Tim Racing Bulls, Laurent Mekies, turut memberikan pandangannya terkait insiden yang merugikan persiapan tim tersebut. Mekies menjelaskan bahwa mobil Verstappen mengalami kerusakan yang cukup signifikan pada bagian bodi akibat kontak fisik tersebut, memaksa tim bekerja ekstra keras di garasi untuk memulihkan performa mobil. Di sisi lain, Lawson mampu mengamankan posisi kesembilan, meski masa depannya di grid Formula 1 untuk musim-musim mendatang masih menyisakan tanda tanya besar di tengah ketatnya persaingan internal akademi muda Red Bull.

Baca Juga Masalah Traksi Alpine Bikin Pierre Gasly Kewalahan di Singapura

Max Verstappen dan Liam Lawson di F1 GP Meksiko
Max Verstappen, Red Bull Racing, Liam Lawson, Red Bull Racing - Photo by: Andy Hone/ LAT Images via Getty Images