Hari pertama di Sirkuit Sepang pada awalnya tampak kurang menjanjikan bagi Marco Bezzecchi, namun sang pebalap Italia justru menyebut sesi pembuka tersebut sebagai hari Jumat yang fantastis. Meskipun telah mengoleksi lima kemenangan sepanjang musim ini, posisi keenam dalam lembar catatan waktu sesi latihan bebas dianggap sedikit di bawah standar tingginya sendiri. Kendati demikian, kenangan buruk akhir pekan Malaysia musim lalu membuat hasil awal ini terasa jauh lebih melegakan bagi kubu pabrikan.

Mengingat penampilannya yang kurang optimal pada balapan grand prix tahun sebelumnya di mana ia hanya mampu finis di posisi kesebelas, mengamankan catatan waktu terpaut setengah detik dari pebalap tercepat hari itu, Marc Marquez, merupakan sebuah pencapaian positif. Dalam wawancaranya bersama media penyiaran asal Italia, sang pebalap andalan Aprilia Racing secara terbuka mengungkapkan kepuasannya terhadap progres motor dan ritme balapnya secara keseluruhan di atas lintasan panas Sepang.

"Hari yang fantastis, dibandingkan dengan tahun lalu," ujar Marco Bezzecchi kepada Sky Sport Italy. Lebih lanjut, ia menjelaskan secara mendalam mengenai performa kendaraannya di berbagai sektor sirkuit. "Saya kompetitif dalam hal kecepatan balap, tetapi kurang optimal dalam sesi time attack. Namun, saya juga belum tampil sempurna dalam hal teknik berkendara, saya membuat beberapa kesalahan yang sebenarnya tidak perlu."

- Advertisement -
Advertisement

Menatap jalannya sesi balapan utama dan sprint mendatang, pemuda asal Italia tersebut memetakan sejumlah rival tangguh yang diprediksi bakal memberikan perlawanan sengit di barisan depan. Selain duo kakak beradik Marquez, ia juga mewaspadai potensi kecepatan dari pebalap lain seperti Fabio Di Giannantonio serta talenta muda berbakat Pedro Acosta yang terus menunjukkan grafik peningkatan performa yang sangat impresif.

Baca Juga Dominasi Marc Marquez di Sesi Latihan MotoGP Malasia Sepang

"Saudara-saudara Marquez lebih cepat dariku, Diggia dan Acosta juga melaju sangat cepat," ungkap pebalap Aprilia Racing tersebut menegaskan peta persaingan. "Namun, saya telah memacu motor bagaikan binatang di setiap putaran untuk menempatkan diri sebaik mungkin. Saya sangat bersemangat menghadapi tantangan ini."

Di sisi lain garasi tim, situasi pelik tengah melanda skuad Aprilia menyusul kondisi rekan setimnya, Jorge Martin, yang terpaksa hadir di Sepang dengan balutan cedera pergelangan tangan usai mengalami kecelakaan di Phillip Island pekan lalu. Sang juara dunia MotoGP 2024 tersebut bahkan terpaksa melewatkan sebagian besar sesi latihan setelah sempat mengalami insiden menegangkan di tikungan 13. Kondisi garasi pabrikan Noale semakin pincang setelah Raul Fernandez dipastikan absen akibat cedera jari yang didapatnya di Mandalika.