Kembalinya Joan Mir ke lintasan balap setelah absen panjang langsung menyita perhatian publik paddock. Juara dunia MotoGP 2020 tersebut secara mengejutkan berhasil mengamankan satu tempat langsung di sesi Q2 pada sesi latihan bebas di Sirkuit Sepang, Malaysia, setelah mencatatkan waktu impresif yang menempatkannya di posisi ke-10.

Hasil gemilang ini terasa sangat emosional bagi sang pembalap andalan pabrikan asal Jepang tersebut. Pasalnya, ia harus melewatkan empat seri grand prix sebelumnya akibat masalah kesehatan serius berupa gangguan energi dan penglihatan yang memaksanya beristirahat total selama berminggu-minggu tanpa bisa melakukan rutinitas latihan fisik normal.

"Semuanya berjalan sangat baik, saya sangat senang dengan hasil hari ini," ungkap Joan Mir kepada media, sebagaimana dilansir dari Crash.net. Ia tidak menyangka bisa langsung kompetitif sekembalinya dari masa pemulihan yang panjang dan melelahkan. "Ini tidak terduga. Saya tidak menyangka bisa berada di Q2 besok. Ini adalah penghargaan yang luar biasa."

- Advertisement -
Advertisement

Keberhasilan menembus Q2 ini sekaligus menempatkan dirinya sebagai satu-satunya wakil pabrikan sayap tunggal yang lolos otomatis ke sesi kualifikasi kedua. Rekan-rekan sepabrikannya seperti Luca Marini, Diogo Moreira, dan Johann Zarco harus terlebih dahulu berjibaku melewati ketatnya persaingan di sesi Q1 untuk bisa menyusulnya.

Meskipun merasa sangat terbantu secara mental akibat waktu istirahat yang panjang sejak terakhir kali membalap di Grand Prix San Marino pada bulan September lalu, Mir tetap realistis mengenai kondisi fisik yang belum sepenuhnya prima. Ia mengakui bahwa hilangnya masa latihan selama tiga hingga empat minggu akibat sakit sempat menurunkan tingkat kebugaran tubuhnya secara keseluruhan.

Baca Juga Toprak Razgatlioglu Akui Belum Percaya Ban Depan Michelin

"Secara fisik, besok saya akan memberi tahu Anda bagaimana perasaan saya," ujar pembalap asal Spanyol tersebut. "Namun secara mental, setelah waktu menjauh dari balapan ini, saya merasa lebih beristirahat. Itu sudah pasti. Karena masalah energi dan penglihatan yang saya miliki, ada periode tiga sampai empat minggu di mana saya harus berhenti total."

Kendati demikian, kerja keras pemulihan yang dilakukannya dalam satu setengah minggu terakhir terbukti membuahkan hasil positif di atas lintasan Sepang. Ia mampu melahap beberapa putaran dengan catatan waktu kompetitif, meski ujian sebenarnya baru akan tersaji pada sesi balapan akhir pekan mendatang yang menuntut ketahanan fisik maksimal.