Pekan balapan Malaysia akhir pekan ini menyajikan dinamika tersendiri bagi Maverick Vinales. Sang pembalap KTM tersebut sukses mencatatkan salah satu hari terbaiknya di lintasan sejak kembali balapan di Motegi. Vinales tampil impresif selama sesi latihan hari Jumat di Sirkuit Sepang, menunjukkan kecepatan kompetitif yang langsung memikat perhatian para pengamat paddock.

Performa gemilang tersebut ditunjukkan Vinales dengan mengamankan posisi di sepuluh besar hasil sesi Practice. Capaian ini memberikannya tiket otomatis untuk langsung melaju ke sesi kualifikasi Q2 keesokan harinya. Keberhasilan ini juga diraih bersama rekan-rekan pabrikan lainnya seperti Enea Bastianini dan Pedro Acosta, menegaskan potensi positif dari mesin motor mereka di Sepang.

Kendati memiliki kecepatan yang sangat menjanjikan, Vinales secara terbuka mengakui kemungkinan untuk mengorbankan balapan Sprint demi menjaga kondisi fisiknya. Pembalap asal Spanyol tersebut harus berkompromi dengan cedera bahu yang masih membelenggunya, sehingga ia mempertimbangkan untuk membatasi pengeluaran energi pada balapan jarak pendek hari Sabtu.

- Advertisement -
Advertisement

"Saya akan mencoba bertahan sepanjang akhir pekan, tetapi jika dalam balapan Sprint saya melihat bahwa bahu saya mulai terasa lebih sakit, maka saya akan menyelamatkan diri untuk balapan utama," ujar Maverick Vinales setelah sesi Practice di Malaysia, seperti dilaporkan oleh Motorsport.com. Ia menambahkan bahwa dirinya harus mencari cara untuk meredakan rasa sakit tersebut agar bisa terus melaju dengan kencang.

Lebih lanjut, Vinales menjelaskan bahwa rasa sakit itu masih sedikit terasa terutama saat melakukan akselerasi keluar tikungan, meskipun kondisinya jauh lebih baik dibandingkan saat seri Australia sebelumnya. Ia berharap tingkat rasa sakit yang dirasakan pada hari Jumat dapat terus terjaga konstan selama hari kedua di Sepang demi memaksimalkan potensi motor di atas lintasan.

Baca Juga Nicolo Bulega Ungkap Pesan Valentino Rossi dan Rencana MotoGP 2027

"Tentu saja, performa akan datang segera setelah saya bisa menuntut lebih banyak dari motor," tambahnya. Karakteristik motor balap modern menuntut fisik yang prima karena hanya bisa bekerja secara optimal ketika ditekan hingga batas maksimal oleh sang pembalap.

Proses pemulihan yang dijalaninya sejak akhir pekan lalu di Phillip Island memberikan dampak positif terhadap kondisi fisiknya saat ini. Sirkuit Sepang yang memiliki karakteristik berbeda juga turut membantu mengurangi beban ekstrem pada otot-otot kecil yang terdampak cedera, sehingga ia dapat merasakan tenaga yang lebih baik saat mengendalikan kuda besi andalannya.