MotoGP, Nusantara Media - Marco Bezzecchi melanjutkan performa impresif pramusim dengan memecahkan rekor lap MotoGP Buriram pada sesi Practice Jumat Grand Prix Thailand 2026. Pembalap Aprilia Racing itu mencatat waktu 1 menit 28,526 detik setelah perubahan strategi mendadak akibat ancaman badai di atas Sirkuit Internasional Chang.

Awan gelap yang menggantung di atas lintasan memaksa sebagian besar tim mengubah pendekatan dari simulasi kecepatan balap menjadi time attack lebih awal. Tetesan hujan sporadis dan hembusan angin kencang mengganggu ritme sesi, mempersingkat jendela optimal untuk mencatat waktu terbaik. Dalam situasi tersebut, Bezzecchi mampu menyalip catatan Fabio Di Giannantonio menjelang akhir sesi, sekaligus menetapkan rekor lap MotoGP Buriram yang baru.

“Saya senang. Ini baru hari Jumat jadi kami harus tetap tenang dan fokus,” ujar Bezzecchi.

- Advertisement -

“Itu lap yang bagus dan kami mengelola sesi dengan baik, karena pada satu momen hujan mulai datang dan angin sangat kencang, sehingga kami harus mengubah rencana di menit terakhir.”

Ia menegaskan kesiapan tim menjadi faktor krusial dalam situasi yang berubah cepat.

“Ketika saya memutuskan untuk masuk pit — yang sebenarnya tidak direncanakan — tim sudah siap. Itu sangat penting, mungkin menjadi kunci dalam situasi seperti ini.”

Meski unggul hampir setengah detik dari pesaing terdekat Marc Marquez yang membawa Ducati Lenovo Team, Bezzecchi tetap menilai juara dunia bertahan tersebut sebagai favorit utama menuju sesi kualifikasi.

“Saya yakin Marc tetap favorit, dia masih sangat kuat. Pada momen yang tepat, dia selalu ada di sana. Jadi saya pikir besok dan Minggu dia akan sangat cepat.”

Ia juga menyoroti sejumlah rival lain yang tampil kompetitif, termasuk Di Giannantonio, Alex Marquez, Pedro Acosta, serta rekan setimnya Jorge Martin yang finis kelima. Ai Ogura dari Trackhouse Aprilia turut memastikan tiga motor Aprilia langsung lolos ke Q2.

Saat ditanya mengenai perangkat aerodinamika baru Aprilia yang disebut-sebut mengadopsi konsep mirip sistem F-duct, Bezzecchi enggan memaparkan detail teknis.

“Tim bekerja dengan sangat baik dan seluruh pabrik di Noale benar-benar bekerja keras untuk terus meningkatkan performa. Untuk itu saya sangat senang,” ujarnya singkat.

Dominasi Aprilia pada hari pertama, ditandai dengan rekor lap MotoGP Buriram, menjadi sinyal kuat jelang Sprint dan Grand Prix Thailand 2026. Namun dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu dan jarak kompetitif yang relatif rapat di barisan depan, persaingan menuju pole position diperkirakan tetap terbuka pada Sabtu.