Pesaing gelar juara dunia MotoGP yang tengah dibelit cedera, Jorge Martin, mengambil keputusan pahit untuk mengundurkan diri dari seri Grand Prix Malaysia. Keputusan tersebut diambil setelah ia menyadari bahwa kecepatan yang ia miliki tidak sebanding dengan risiko besar yang harus ia ambil di atas lintasan Sepang. Pembalap andalan pabrikan tersebut memilih untuk menyudahi akhir pekannya lebih awal demi menghindari potensi kecelakaan yang jauh lebih parah pada sesi latihan bebas terakhir Sabtu pagi.
Kondisi fisik yang belum pulih sepenuhnya membuat pembalap asal Spanyol itu kesulitan mengendalikan motornya secara optimal. Pada sesi latihan terakhir yang dijalaninya sebelum memutuskan mundur, ia hanya mampu mencatatkan tiga putaran waktu dan harus puas berada di posisi paling buncit. Situasi ini kontras dengan hari sebelumnya yang masih memperlihatkan secercah harapan untuk memaksakan diri tampil kompetitif di barisan depan.
“Kemarin sudah sangat berat, tetapi setidaknya saya melihat bahwa jika saya memacu, saya akan cepat,” ujar Jorge Martin kepada TNT Sports menggambarkan situasi pelik yang dihadapinya di dalam garasi tim.
“Masalahnya hari ini adalah risiko yang saya ambil terlalu besar untuk efisiensi yang saya miliki di atas lintasan. Maksud saya, saya tidak cukup cepat untuk mengambil risiko itu,” tambahnya menjelaskan alasan utama di balik pengunduran dirinya dari sisa rangkaian balapan akhir pekan ini.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keputusan untuk berhenti adalah langkah paling bijak yang harus diambil saat ini. Kurangnya kekuatan dan kontrol pada bagian tangan yang cedera membuat aspek keselamatan menjadi pertimbangan utama. Ia tidak ingin memaksakan diri di tengah ketidakberdayaan fisik yang justru bisa berujung pada insiden kecelakaan fatal di tikungan cepat Sepang.
“Jika saya mampu sedikit lebih kompetitif dan dekat dengan para pembalap terdepan, mungkin saya bisa mengambil risiko untuk mengalami kecelakaan atau menahan rasa sakit itu. Namun, saya melihat saya tidak memiliki cukup kendali pada tangan dengan kekuatan yang saya miliki. Jadi saya memutuskan bahwa opsi terbaik adalah berhenti,” ungkapnya jujur.
Baca Juga Joan Mir Siap Comeback Bersama Honda di MotoGP Malaysia“Saya pikir itu adalah risiko besar, dan saya tidak ingin mengalami kecelakaan besar karena situasi ini. Jadi saya akan mencoba beristirahat, melakukan semua terapi yang saya bisa selama seminggu, dan mencoba lagi di Qatar. Itulah rencananya,” imbuh Jorge Martin merancang persiapan menuju seri balap berikutnya.
Terkait persaingan perebutan gelar juara dunia, ia memproyeksikan sang pemimpin klasemen, Marc Marquez, akan menyapu bersih perolehan 37 poin sempurna di Sepang. Skenario tersebut diprediksi bakal memperlebar jarak keunggulan sang juara bertahan asal Ducati itu menjadi 47 angka jelang seri balapan di Qatar pekan depan. Meski demikian, tekad untuk tetap turun ke lintasan di Lusail tidak surut dari benaknya.
“Pendapat dokter saya cukup jelas. Mereka menyuruh saya mencoba di Qatar, jadi saya akan mencoba. Tentang apa yang dilakukan Marc Marquez di sini, saya perkirakan dia akan membuat 37 poin, jadi saya tidak terlalu mempedulikannya,” tegasnya. Absennya Jorge Martin di Malaysia juga membuka peluang bagi rekan setimnya, Marco Bezzecchi, untuk memangkas selisih 40 poin dalam perebutan posisi kedua klasemen sementara kejuaraan dunia musim ini.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!