Jorge Martin tidak menyembunyikan kekecewaannya setelah sesi Practice MotoGP Misano. Pembalap Aprilia Racing itu hanya mampu menempati posisi ke-10, terpaut jauh dari rekan setimnya, Marco Bezzecchi, yang tampil impresif di puncak klasemen. Martin mengaku kehilangan waktu di "setiap tikungan" dan merasa kesulitan dengan ban belakang soft saat melakukan time attack.

"Saya benar-benar berada di limit," ujar Martin. "Saya kesulitan dengan ban soft. Saya sudah menduga akan sedikit menderita, tapi tidak sebesar ini. Keseimbangan motor berubah drastis untuk gaya saya." Martin menjelaskan bahwa dengan grip tinggi di Misano, motor menjadi lebih sulit dikendalikan, terutama saat mode kualifikasi. Meski demikian, ia yakin kecepatan balapannya tidak terlalu jauh, hanya terpaut sekitar dua persepuluh detik dari yang tercepat.

Rekan setimnya, Marco Bezzecchi, tampil luar biasa dengan menjadi yang tercepat, unggul lebih dari sepersepuluh detik dari pesaing terdekat. Martin pun mengakui bahwa keunggulan Bezzecchi tidak hanya di satu atau dua tikungan, melainkan merata di seluruh lintasan. "Saat melihat datanya, sulit karena keunggulannya kecil di setiap tikungan, bukan hal besar di dua tikungan. Di seluruh trek, saya kehilangan sedikit-sedikit," jelasnya.

- Advertisement -
Advertisement

Meski demikian, Martin tetap optimistis untuk balapan. Ia menargetkan hasil lebih baik dari finis kelima di Aragon. "Jika harus finis kelima, saya akan lakukan, tapi itu bukan target saya. Potensi saya jauh lebih tinggi," tegasnya. Ia berharap bisa memperbaiki performa di kualifikasi dan bersaing di barisan depan.

Baca Juga Pol Espargaro Alami Momen Menakutkan Saat Mesin Fabio Quartararo Meledak di Sprint Aragon

Di sisi lain, Raul Fernandez juga mengalami kesulitan dengan Aprilia-nya, finis di posisi ke-12. Fernandez merasa kehilangan garis ideal di beberapa tikungan sempit. Sementara itu, Martin sempat mencoba earplug baru yang dirancang untuk sistem komunikasi pembalap MotoGP, namun hanya bertahan satu run karena merasa tidak nyaman. "Saya mencobanya di run pertama, tapi ada masalah, jadi saya lepas. Saya ingin fokus," pungkasnya.

Dengan sesi kualifikasi yang akan menentukan, Martin dan tim Aprilia harus bekerja keras untuk menemukan setelan yang tepat. Jika mampu memaksimalkan potensi, bukan tidak mungkin Martin akan kembali bersaing di depan. Namun, tantangan dari Bezzecchi dan pembalap lain semakin berat.