Pembalap pabrikan Marco Bezzecchi menanggapi dengan santai kemarahan yang diluapkan oleh Raul Fernandez menyusul insiden tabrakan di tikungan pertama pada balapan sprint Grand Prix Mandalika. Kecelakaan tersebut melibatkan beberapa pembalap dalam reaksi beruntun yang langsung memupus harapan kedua pembalap terdepan tersebut, mengingat posisi start yang sangat menguntungkan di barisan terdepan.
Meskipun Raul Fernandez memulai balapan dari posisi pole dan Marco Bezzecchi berada di sampingnya, ketegangan langsung memuncak setelah keduanya tersingkir di awal lomba. Raul Fernandez bahkan terlihat memberikan gestur tepuk tangan sarkastis di area gravel trap dan melancarkan kritik tajam kepada sang rival di media selepas balapan usai.

Menanggapi reaksi penuh emosi tersebut, Marco Bezzecchi menegaskan bahwa insiden tersebut murni sebuah kecelakaan balapan yang biasa terjadi di awal lomba yang padat. Pembalap asal Italia ini menjelaskan bahwa dirinya hanya berusaha menghindari potensi bahaya ketika melihat motor Ducati yang dikendarai oleh Marc Marquez mencoba masuk dari sisi dalam lintasan tikungan pertama.
"Saya hanya ingin menempatkan diri di posisi sebaik mungkin untuk pengereman. Saya tahu Marc Marquez bisa mencoba menyalip, namun tidak ada gunanya bagi saya untuk memaksakan diri terlalu keras dan berisiko membuang peluang balapan di tikungan pertama. Jadi itulah yang saya lakukan," ujar Marco Bezzecchi menjelaskan situasi krusial tersebut.
Lebih lanjut, Marco Bezzecchi juga mengindikasikan bahwa Raul Fernandez yang berada di sisi luar sebenarnya turut melakukan kontak dengannya. Oleh karena itu, ia merasa tidak ada alasan mendasar bagi sang pembalap Trackhouse Racing untuk meluapkan kemarahan berlebihan terhadap manuver yang terjadi secara alamiah di atas lintasan.
Baca Juga Tech3 Resmi Kontrak Senna Agius untuk MotoGP 2027"Jika Raul Fernandez marah, saya minta maaf, tetapi sejujurnya dia menyentuh saya. Jadi pada akhirnya, tidak ada hal yang perlu disesali secara berlebihan. Saya maupun dia tidak bisa menghilang begitu saja dari lintasan, jadi ini adalah sesuatu yang bisa terjadi dalam balapan," tambahnya.
Terkait gestur sindiran yang ditujukan kepadanya, Marco Bezzecchi mengaku tidak merasa terganggu sama sekali dan memaklumi dinamika emosional yang melanda seorang atlet usai mengalami insiden pahit. Meski peluang perebutan gelar juara dunia semakin berat, ia memilih untuk segera mengalihkan fokus menatap balapan utama hari Minggu.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!