Musim debut Fefo Barrichello di kancah FIA Formula 3 berjalan dengan tidak mudah dan penuh dengan hambatan yang menguji mental serta kemampuan teknisnya. Putra bungsu dari mantan pemenang balapan Formula 1, Rubens Barrichello, mulai menunjukkan potensi sejati di paruh akhir musim panas lalu setelah berhasil mengamankan poin penting di Sirkuit Hungaroring serta meraih posisi kualifikasi ketat di Monza.

Perjalanan musim perdana ini digambarkan oleh sang pembalap muda sebagai proses belajar yang sangat terjal dan melelahkan secara mental. Meskipun menghadapi berbagai kendala teknis maupun non-teknis yang berada di luar kendalinya, ia memilih untuk tetap fokus pada hal-hal yang dapat dikembangkan secara mandiri di dalam garasi tim.

Dalam wawancara eksklusif bersama Formula Scout, pembalap asal Brasil tersebut secara terbuka mengungkapkan realitas pahit dari musim perdananya. "Ini adalah musim yang sangat berat, sejujurnya. Saya merasa ada banyak momen musim ini di mana saya melakukan pekerjaan dengan sangat baik dan sayangnya segala sesuatunya tidak berjalan sesuai harapan, tetapi kami tidak pernah berhenti bekerja keras dan dengan perubahan yang dilakukan banyak hal meningkat," ujar Fefo.

- Advertisement -
Advertisement

Ia menambahkan bahwa pendekatan mental menjadi kunci utama untuk bertahan di tengah tekanan kompetisi level internasional yang sangat ketat. Alih-alih menghabiskan energi untuk merasa frustrasi terhadap situasi yang tidak dapat diubah, ia memilih untuk mengevaluasi aspek-aspek balap yang masih bisa diperbaiki bersama para insinyur tim.

Peningkatan pemahaman di sisi teknis dan pengaturan mobil menjadi salah satu pencapaian terbesar bagi sang pembalap sepanjang musim ini berlangsung. Dirinya kini mampu terlibat secara penuh dalam menerjemahkan data lintasan dan memberikan arahan yang spesifik kepada tim teknik untuk menemukan kecepatan optimal dari kendaraan.

Baca Juga Honda Ungkap Masalah Getaran Mesin Aston Martin

"Saya mulai lebih mendalami sisi teknik, penyetelan mobil; bukan hanya mengemudi tetapi mencoba memahami segala sesuatu yang sedang terjadi dan apa yang perlu saya lakukan agar bisa cepat. Saya pikir itu membuat perbedaan besar dan meskipun ini menyakitkan, ada banyak hal yang bisa dipetik darinya," tambahnya.

Kendati menyandang nama besar di dunia motorsport, ia harus menghadapi kenyataan pahit minimnya dukungan finansial yang membuat persiapannya sangat terbatas sebelum turun di seri pembuka. Tanpa kesempatan menjalani pengujian privat tertutup sebelumnya, ia terpaksa harus belajar beradaptasi langsung di atas lintasan di hadapan publik dan pengamat balap global.