Sebuah insiden dramatis dan mencekam terjadi di ajang unjuk gigi mobil reli klasik, Rallylegend, yang dihelat di San Marino pada akhir pekan lalu. Suasana riuh penonton mendadak berubah menjadi kepanikan ketika sebuah mobil ikonik Ford RS200 tiba-tiba dilalap si jago merah di tengah lintasan. Mobil legendaris tersebut dikemudikan oleh Liam Doran, sosok yang lebih dikenal luas sebagai seorang pebalap reli lintas alam atau rallycross berpengalaman internasional.

Kehadiran kendaraan tersebut di ajang ini memiliki nilai historis dan emosional yang mendalam bagi sang pebalap dan keluarganya. Ayah Liam, Pat Doran, merupakan seorang figur terkemuka yang dulunya pernah berkompetisi menggunakan mobil Ford bermodel serupa di ajang Kejuaraan Reli Lintas Alam Eropa pada awal era 1990-an. Nilai sentimental inilah yang membuat upaya penyelamatan kendaraan tersebut menjadi sangat krusial bagi mereka di tengah situasi yang sangat membahayakan jiwa.

Berkat kesigapan serta keberanian luar biasa dari para penonton dan petugas di lokasi kejadian, api yang melalap kendaraan tersebut akhirnya berhasil dipadamkan sebelum menghancurkan seluruh bagian mobil. Liam Doran mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan penyelamatan tersebut. Dilansir dari RallyJournal, ia menyampaikan betapa leganya dirinya setelah insiden menegangkan itu berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan korban jiwa yang fatal.

- Advertisement -
Advertisement

"Entah bagaimana, kami berhasil menyelamatkan mobil itu. Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan jika kami gagal melakukannya," ujar Liam Doran menceritakan detik-detik menegangkan insiden kebakaran tersebut kepada media setempat.

Selain itu, ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada orang-orang tak dikenal yang rela mempertaruhkan keselamatan diri mereka sendiri demi membantunya memadamkan api. Ia bahkan sempat melontarkan permohonan maaf karena telah meminta bantuan orang asing di tengah situasi yang risikonya sudah sangat jelas terlalu besar bagi keselamatan publik.

"Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada orang-orang yang telah mempertaruhkan keselamatan mereka sendiri untuk membantu saya, dan saya juga meminta maaf karena mencoba meminta orang asing untuk membantu saya, meskipun risikonya jelas terlalu besar," tambahnya dengan nada penuh penyesalan sekaligus kelegaan.

Baca Juga Amerika Serikat Resmi Kembali ke Kalender WRC Setelah 38 Tahun

"Saya sangat lega dan bahagia semuanya tidak berakhir lebih buruk dari ini," tutup Liam Doran menggambarkan betapa bersyukurnya ia bisa lolos dari musibah besar tersebut.

Ajang Rallylegend sendiri selama ini memang sangat terkenal di kalangan pencinta otomotif dunia berkat kehadiran jajaran mesin-mesin spektakuler yang bervariasi serta daftar peserta berkaliber tinggi. Pada penyelenggaraan tahun ini, tercatat sebanyak 150 pendaftar diterima dan turut ambil bagian, termasuk para pebalap serta tim papan atas yang sudah sangat familiar di ajang Kejuaraan Reli Dunia atau WRC.

Sejumlah bintang top dunia turut ambil bagian memeriahkan lintasan San Marino, di antaranya adalah pebalap Spanyol Dani Sordo yang mengemudikan mobil spesifikasi kerikil Hyundai i20 N Rally1 didampingi oleh Alexandre Coria. Sementara itu, pebalap muda berbakat Martins Sesks tampak menggebrak lintasan di balik kemudi M-Sport Ford Puma Rally1, dan Nikolay Gryazin memukau penonton menggunakan Lancia Corse HF Lancia Ypsilon Rally2.