Peta persidangan Formula 1 di Sirkuit Interlagos mendadak berubah drastis setelah sejumlah pebalap papan atas, termasuk Lewis Hamilton, dipastikan harus menerima kenyataan pahit berupa penalti grid. Keputusan krusial ini diambil oleh tim-tim besar menyusul evaluasi performa yang kurang memuaskan pada sesi latihan bebas hari Jumat, serta mengantisipasi kondisi cuaca yang tidak menentu sepanjang akhir pekan GP Brasil.
Perombakan komponen mesin paling disorot datang dari kubu Scuderia Ferrari yang melakukan penggantian komponen pada mobil SF-26 milik Lewis Hamilton dan rekan setimnya, Charles Leclerc. Langkah drastis ini terpaksa diambil setelah pabrikan asal Maranello tersebut mengalami salah satu hari Jumat terburuk musim ini, di mana mereka tampak tertinggal sebagai tim tercepat keempat dalam simulasi balap jarak pendek maupun panjang di Sao Paulo.
Berdasarkan regulasi teknis F1, baik Lewis Hamilton maupun Charles Leclerc harus rela turun sepuluh posisi di garis start untuk balapan utama hari Minggu yang menyajikan 71 putaran penuh tantangan. Kendati demikian, sejarah mencatat bahwa Interlagos kerap menghadirkan keajaiban taktikal, mengingat Lewis Hamilton pernah secara fenomenal bangkit dari hukuman penalti untuk memenangi GP Brasil pada musim 2021 silam setelah melesat dari posisi kesepuluh ke podium tertinggi.
Sementara itu, situasi yang jauh lebih berat harus dihadapi oleh sang juara bertahan, Max Verstappen. Pebalap asal Belanda tersebut dipastikan bakal memulai balapan utama GP Brasil dari barisan paling belakang akibat serangkaian pergantian komponen unit daya secara masif pada mobil Red Bull RB22 miliknya, yang meliputi mesin pembakaran internal baru, turbocharger, serta sistem pembuangan gas buang.
Baca Juga Kesalahan Set-up Hancurkan Peluang Podium Hamilton di COTAKeputusan Red Bull dan Ferrari ini mencerminkan tingginya tingkat desperasi di paddock dalam menghadapi ketatnya persaingan akhir musim ini. Tidak hanya mereka, pebalap Mercedes George Russell juga harus menerima penalti turun lima posisi grid karena mengambil komponen mesin baru, disusul oleh pebalap tim Cadillac Sergio Perez yang turut dijatuhi hukuman start dari posisi paling buncit akibat perombakan total pada unit daya mobilnya di Sao Paulo.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!