LAMPUNG ,Nusantara  Media – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui laporan resmi MAGMA Indonesia merilis data terbaru mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau pada Minggu (05/07/2026). Hingga periode pengamatan pukul 06.00 hingga 12.00 WIB,

gunung api yang berlokasi di Lampung Selatan ini masih berada pada Level III atau Siaga.

Berdasarkan pengamatan visual yang dilakukan oleh petugas pos pengamatan, kondisi cuaca di sekitar Gunung Anak Krakatau terpantau cerah dengan suhu udara berkisar antara 28,1 hingga 31 derajat Celcius.

- Advertisement -

Angin bertiup lemah ke arah barat laut, sementara kelembapan udara tercatat di angka 68 hingga 81 persen.

Secara visual, gunung api dengan ketinggian 157 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini terlihat jelas, meski sesekali tertutup kabut tipis (tingkat 0-I). Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas yang bervariasi, mulai dari tipis, sedang, hingga tebal.

Ketinggian kolom asap terpantau mencapai 10 hingga 100 meter di atas puncak kawah. Kondisi ombak laut di sekitar pulau gunung api juga dilaporkan dalam keadaan tenang.

Dari sisi kegempaan, alat pemantau merekam adanya  Tremor Menerus (Microtremor)  dengan amplitudo berkisar antara 1 hingga 6 milimeter, dengan dominasi amplitudo di angka 1 milimeter. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik di bawah permukaan masih berlangsung dan perlu diwaspadai.

Mengingat statusnya yang masih berada di Level III (Siaga), PVMBG memberikan rekomendasi tegas demi keselamatan masyarakat. Warga, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki dilarang keras untuk mendekati area Gunung Anak Krakatau.

"Masyarakat tidak diperbolehkan beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif," ujar Muhammad Dika Nurzaman dalam laporan resmi yang dirilis melalui platform MAGMA Indonesia.

Langkah ini diambil sebagai bentuk mitigasi terhadap potensi bahaya letusan atau aktivitas vulkanik tiba-tiba yang bisa mengancam keselamatan jiwa. Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi arahan dari pihak berwenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum jelas sumbernya.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi *real-time* atau pembaruan status terkini mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau, disarankan untuk selalu mengakses saluran resmi dari Badan Geologi, KESDM melalui laman magma.esdm.go.id. Selain itu, kanal media sosial resmi PVMBG di linktr.ee/

PVMBG juga menyediakan data valid terkait perkembangan aktivitas vulkanik di seluruh Indonesia.

Tetap waspada dan pastikan Anda mendapatkan informasi dari sumber yang kredibel untuk menjaga keselamatan bersama di sekitar kawasan rawan bencana.