Dalam perhelatan akbar pameran otomotif klasik yang bergengsi, Giampaolo Dallara kembali mendapatkan apresiasi tertinggi atas dedikasi seumur hidupnya di dunia teknik mesin dan balap internasional. Penghargaan bergengsi bernama Premio Eccellenza 2026 ini secara resmi dianugerahkan oleh Automobile Club d Italia serta ACI Storico dalam rangkaian pameran Auto e Moto d Epoca yang kini menginjak edisi ke-43 di BolognaFiere.

Acara penganugerahan yang berlangsung khidmat di paviliun 25 tersebut disaksikan langsung oleh para pelaku industri, media, serta masyarakat pencinta otomotif klasik. Kehadiran tokoh-tokoh penting dari asosiasi otomotif Italia menegaskan betapa besar pengaruh sang insinyur legendaris dalam menjaga dan memajukan marwah dunia balap global melalui inovasi teknologi yang tiada henti dari masa ke masa.

Wakil Presiden ACI Storico, Giovanni Battista Tombolato, hadir secara langsung untuk menyerahkan plakat penghargaan tersebut kepada sang maestro. Dalam sambutannya, Tombolato memberikan pujian setinggi langit dengan menyebutkan bahwa Giovanni Battista Tombolato memandang sosok pendiri pabrikan sasis asal Varano de Melegari itu sebagai salah satu pionir terdepan dan duta utama keunggulan teknik Italia di kancah internasional.

- Advertisement -
Advertisement

Senada dengan wakilnya, Presiden ACI dan ACI Storico, Geronimo La Russa, turut mengirimkan pesan khusus penuh sanjungan yang dibacakan di hadapan para pengunjung pameran. Melalui pesan resminya, La Russa menyatakan bahwa Giampaolo Dallara mengajarkan kepada dunia bagaimana cara menjembatani sejarah masa lalu menuju masa depan melalui perpaduan jenius antara kreativitas, hasrat membara, ketekunan, serta pencarian tanpa henti terhadap kesempurnaan aerodinamika dan performa tinggi.

Baca Juga Lando Norris Menanti Keputusan Masa Depan Tim F2 LN4 Fusion

Perjalanan hidup sang insinyur kelahiran Varano de Melegari pada 16 November 1936 ini memang bagaikan sebuah epos tersendiri di dunia otomotif modern. Mengawali langkah profesionalnya setelah merampungkan studi teknik aeronautika di Politeknik Milan, ia bergabung dengan Ferrari pada tahun 1959 sebelum melangkah ke Maserati dan kemudian memainkan peran krusial dalam penciptaan supercar legendaris Lamborghini Miura pada tahun 1963 silam.

Setelah sempat mencicipi kerasnya persaingan Formula 1 bersama tim De Tomaso serta Williams, ia memutuskan mendirikan perusahaannya sendiri pada tahun 1972 yang kini menjelma menjadi raksasa penyuplai sasis balap monoposto paling dominan di muka bumi. Mulai dari ajang IndyCar sebagai pemasok tunggal, kancah Formula 2, Formula 3, hingga berbagai kejuaraan ketahanan dunia, karya-karya dari perusahaannya terus merajai lintasan balap global.