Langkah besar dan agresif mulai diambil oleh Ford dalam kancah reli internasional setelah mereka resmi mengumumkan rencana kembalinya skuad pabrikan penuh ke ajang Kejuaraan Reli Dunia atau World Rally Championship (WRC). Di tengah persiapan matang menghadapi transisi regulasi dan pengembangan mobil interim, terungkap bahwa pabrikan asal Amerika Serikat tersebut tidak membuang waktu sedikit pun dan telah memulai pekerjaan teknis yang intensif untuk proyek jangka panjang mereka.
Dilansir dari DirtFish, fondasi awal untuk mobil penantang WRC generasi terbaru yang dijadwalkan baru akan turun gelanggang kompetitif dalam beberapa tahun ke depan kini sudah resmi dimulai. Direktur M-Sport, Matthew Wilson, langsung terbang ke Pusat Teknis Ford Performance di North Carolina, Amerika Serikat. Lawatan penting ini dilakukan segera setelah ia menyelesaikan sesi pengujian mobil berspesifikasi tahun 2027 di Spanyol, guna menjalani pekerjaan awal di dalam simulator untuk merancang mobil balap tahun 2029.
Meski enggan merinci detail teknis secara mendalam dari pekerjaan rahasia di simulator tersebut, Matthew Wilson menegaskan bahwa timnya bergerak dengan kecepatan penuh demi mencapai target yang telah ditetapkan. Proyek ambisius ini dirancang sebagai lembaran baru yang bersih tanpa mewarisi komponen apa pun dari model Fiesta Rally2 maupun Puma Rally1 saat ini, menunjukkan keseriusan total dalam merancang mahakarya reli masa depan.
"Kami melaju dengan kecepatan penuh. Saya pikir sudah cukup jelas bahwa kami ingin memulai tahun 2029 dengan mobil yang sangat tangguh dan homologasi untuk mobil itu harus diselesaikan pada akhir tahun 2028 yang tinggal sedikit lagi," ujar Matthew Wilson menggambarkan betapa ketatnya lini masa pengembangan proyek jangka panjang ini.
Di sisi lain, fokus jangka pendek juga tidak kalah penting bagi kelangsungan tim di lintasan reli global. Sepanjang pengujian awal mobil spesifikasi kit reli Fiesta WRC di atas permukaan aspal dan kerikil di Catalunya, hasil positif berhasil dicatatkan yang memberikan suntikan moral tersendiri bagi para teknisi dan mekanik di garasi.
Baca Juga Masa Depan Lancia di Ajang Reli Masih Misteri di Tengah Spekulasi Pembalap"Tentu saja, seperti yang dikatakan beberapa orang, penting bagi kita untuk melihat ini dengan titik referensi mobil Rally2. Dan dibandingkan dengan Rally2, perubahan aerodinamika benar-benar membuat perbedaan - ini halus, tetapi merupakan langkah yang layak dalam hal sayap belakang dan bumper depan," tambah Matthew Wilson menguraikan peningkatan performa kendaraan tersebut.
Perubahan teknis pada sektor mesin juga mendatangkan tenaga tambahan yang signifikan berkat penambahan ukuran pembatas udara serta sistem kontrol tekanan dorong yang baru. Kendati demikian, tantangan besar tetap menanti di depan mata terutama dalam upaya mereka menaklukkan dominasi pabrikan tangguh seperti Toyota pada musim-musim mendatang.
Keberadaan mobil transisi sementara ini pada akhirnya menjadi kunci utama penjaga eksistensi merek di kejuaraan dunia, sekaligus memastikan kesiapan infrastruktur tim sebelum era baru tahun 2029 resmi dimulai sepenuhnya.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!