Pemandangan kontras terlihat di garasi Ferrari pada hari pembukaan akhir pekan Formula 1 di Autodromo Hermanos Rodriguez. Di satu sisi, kecepatan murni mobil Scuderia tampak begitu dominan setelah Charles Leclerc sukses mencatatkan waktu tercepat di sesi latihan bebas pertama (FP1) dan latihan bebas kedua (FP2). Namun, di sisi lain, kubu Maranello memilih untuk tetap membumi dan menolak jemawa menghadapi sisa akhir pekan GP Meksiko.

Charles Leclerc membuka dominasinya dengan membukukan catatan waktu impresif 1 menit 18,128 detik pada FP1, sebelum mempertajamnya menjadi 1 menit 17,827 detik di sesi sore hari. Rekan setimnya, Lewis Hamilton, juga menunjukkan performa kompetitif di awal sesi dengan mengamankan posisi keempat pada latihan pembukaan, terpaut 0,738 detik dari perolehan waktu Leclerc, sebelum akhirnya mengalami kendala teknis pada mesin yang menghentikan jalannya latihan lebih cepat.

Kendati awal yang sangat menjanjikan ini memicu antusiasme tinggi di kalangan penggemar, Kepala Tim Ferrari Frederic Vasseur dengan tegas langsung meredam ekspektasi publik. Mengacu pada pengalaman pahit pekan sebelumnya di Austin di mana mereka menguasai sesi latihan namun gagal mengonversinya menjadi hasil maksimal di kualifikasi, Vasseur menilai bahwa hasil hari Jumat sama sekali belum menjamin apa pun.

- Advertisement -
Advertisement

"Saya tidak harus merasa percaya diri atau tidak. Kami harus bekerja, kami harus mencoba mendapatkan yang terbaik untuk besok," ujar Frederic Vasseur menggambarkan situasi tim yang masih harus membenahi banyak hal. Ia juga menyoroti kondisi ekstrem sirkuit akibat faktor ketinggian kota Meksiko yang memberikan tantangan tersendiri tidak hanya bagi timnya, tetapi juga bagi seluruh kontestan lain di grid.

Lebih lanjut, Vasseur mengungkapkan adanya masalah krusial terkait kondisi lintasan yang sangat bergelombang terutama di area menjelang Tikungan 1. Menurutnya, permukaan aspal tersebut berada dalam batas yang hampir membahayakan keselamatan pembalap, sehingga memerlukan intervensi perbaikan segera dari pihak panitia dan tim teknik sebelum sesi berikutnya dimulai.

Baca Juga Christian Horner Ungkap Gagal Rekrut Alonso dan Leclerc ke Red Bull

Ancaman dari rival-rival terdekat seperti Mercedes dan Red Bull juga menjadi alasan kuat mengapa Ferrari enggan besar kepala. Karakteristik Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez yang terkenal memiliki tingkat cengkeraman (grip) rendah serta evolusi trek yang masif membuat posisi start terdepan masih diperebutkan secara ketat oleh banyak tim papan atas.

Charles Leclerc Ferrari GP Meksiko
Charles Leclerc saat mengudara di GP Meksiko.