Musim balap Supercars mendatang diprediksi akan mengalami perombakan jadwal yang cukup signifikan, meskipun pihak promotor dan pemilik ajang masih menutup rapat informasi resmi terkait hal tersebut. Di tengah proses negosiasi perjanjian Tim Balap atau Teams Racing Charter yang masih terus dikebut, para tim peserta mengaku masih berada dalam ketidakpastian menanti pengumuman resmi yang baru akan dirilis pada awal bulan November mendatang. Kendati demikian, berdasarkan berbagai perkembangan terbaru di balik layar, rancangan jadwal sementara untuk musim kompetisi yang direncanakan menggelar 14 seri balapan mulai mendapat titik terang dan memberikan gambaran utuh mengenai peta persidangan trek sepanjang musim.

Dilansir dari Speedcafe, rangkaian kejuaraan ini dijadwalkan akan mulai menderu di Sydney Motorsport Park pada akhir pekan penutup bulan Februari. Keputusan ini sekaligus menandai tahun ketiga secara berturut-turut bagi Sirkuit Sydney untuk membuka musim kompetisi, kendati posisi bergengsi ini berpotensi menjadi yang terakhir kalinya sebelum diambil alih oleh rencana balapan jalan raya baru di Perth Park pada tahun 2028 mendatang. Perubahan krusial lainnya yang cukup mencolok jika dibandingkan dengan musim sebelumnya adalah tersedianya jeda waktu istirahat satu pekan penuh antara penyelenggaraan ajang balap ketahanan Bathurst 12 Hour dengan seri pembuka Supercars, memberikan ruang napas yang lebih baik bagi para mekanik dan tim teknik.

Menelusuri kalender lebih lanjut, Sirkuit Symmons Plains melompat dari posisi kelima ke peringkat kedua untuk mengisi kekosongan jadwal di pertengahan bulan Maret. Pergeseran ini terpaksa dilakukan menyusul jadwal penyelenggaraan Grand Prix Australia di Sirkuit Albert Park yang mundur ke bulan berikutnya. Hingga saat ini, ajang balapan pendukung Formula 1 tersebut tercatat sebagai satu-satunya seri Supercars yang tanggal pelaksanaannya sudah dikonfirmasi secara resmi, yakni pada rentang tanggal 1 hingga 4 April, sebelum para kontestan bersiap menghadapi serangkaian jadwal padat di berbagai lintasan ikonik lainnya sepanjang tahun kompetisi.

- Advertisement -
Advertisement

Rangkaian tur luar negeri di Selandia Baru juga mendapati sedikit penyesuaian strategi logistik dengan menempatkan Ruapuna terlebih dahulu sebelum dilanjutkan ke Taupo pada pertengahan bulan Mei, yang merupakan kebalikan dari urutan musim ini. Langkah taktis tersebut dinilai mampu memangkas durasi perjalanan logistik saat kontainer pengiriman kembali menuju daratan Australia melalui Pulau Utara. Sementara itu, seri balapan di Darwin dan Townsville tetap mempertahankan slot tradisional masing-masing di pertengahan bulan Juni dan Juli, sebelum rombongan paddock melakukan perjalanan penutup menuju Wanneroo pada awal bulan Agustus mendatang.

Baca Juga Alasan Di Balik Pembaruan Ferrari untuk Grand Prix Amerika Serikat

Dinamika menarik juga terjadi di Sirkuit Sandown yang diproyeksikan bergeser dari bulan November ke akhir Agustus, sekaligus menggantikan posisi Queensland Raceway yang dipastikan terdepak dari kalender balap. Absennya Queensland Raceway tentu menjadi pukulan telak bagi para penggemar setia di wilayah Ipswich, di mana kendala minimnya dukungan pendanaan dari pemerintah daerah disinyalir menjadi alasan utama di balik keputusan pahit tersebut. Di sisi lain, perdebatan masih terjadi mengenai status Sandown yang dirumorkan berpotensi kembali mengusung format balapan ketahanan satu pengemudi atau single-driver enduro, menambah intrik tersendiri dalam perebutan gelar juara musim mendatang.

SeriSirkuitBulan
1Sydney Motorsport ParkFebruari
2Symmons PlainsMaret
3Albert ParkApril
4RuapunaMei
5TaupoMei
6DarwinJuni
7TownsvilleJuli
8WannerooAgustus
9SandownAgustus
10The BendSeptember
11BathurstOktober
12Gold CoastOktober
13Phillip IslandNovember
14AdelaideNovember