Aksi sengit langsung tersaji di awal akhir pekan balap MotoGP Qatar ketika para pembalap,, turun ke lintasan untuk menjalani sesi latihan bebas yang krusial. Suasana kompetitif langsung mendominasi sirkuit Losail yang terkenal menantang, dengan dinamika kecepatan tinggi yang memancing adrenalin para pecinta balap motor dunia. Di tengah persaingan ketat tersebut, kejutan besar datang dari kubu tim satelit yang sukses mencatatkan waktu sensasional dan memecahkan rekor lap tercepat di atas aspal gurun pasir malam hari.
Fabio Di Giannantonio tampil sebagai yang paling menonjol dengan mengamankan posisi puncak catatan waktu latihan Jumat. Pembalap asal Italia tersebut menegaskan statusnya sebagai spesialis sirkuit Losail, tempat di mana ia sebelumnya pernah meraih kemenangan kelas premier perdananya pada musim 2023 lalu. Penampilan konsisten dan tajam membuatnya mampu menjinakkan karakteristik motor Desmosedici dengan sempurna, sekaligus mengirimkan sinyal ancaman serius kepada para rival utama di grid terdepan.
Dominasi pabrikan Borgo Panigale semakin tak terbendung setelah Marc Marquez menyusul di posisi kedua dengan selisih waktu tipis 0,142 detik di belakang sang pemuncak. Dominasi ini memperlihatkan kekuatan teknis motor Italia yang begitu superior di paruh awal akhir pekan ini. Persaingan di barisan terdepan kian memanas berkat kehadiran para pembalap tangguh lainnya yang juga mengamankan tiket otomatis menuju sesi kualifikasi kedua (Q2) esok hari.
Posisi tiga dan empat besar masing-masing dilengkapi oleh penampilan impresif dari pembalap Aprilia serta kebangkitan performa sang juara bertahan. Sesi latihan ini juga menjadi panggung unjuk gigi bagi para pengendara motor pabrikan Noale, di mana para penunggangnya sukses mengamankan posisi sepuluh besar secara meyakinkan meski harus melalui persaingan yang sangat ketat hingga detik-detik akhir penutupan pit lane.
Baca Juga Frustrasi Fabio Di Giannantonio di Sepang Usai Finis KedelapanSementara itu, drama tersendiri dialami oleh pembalap muda berbakat asal Spanyol yang biasanya tampil dominan. Kali ini, ia tampak kesulitan menemukan ritme terbaiknya dan harus puas tertahan di posisi luar sepuluh besar. Situasi ini membuka potensi rekor buruk baru baginya, di mana ia terancam gagal melaju otomatis dari sesi Q1 dan berisiko dikalahkan oleh rekan satu timnya sendiri untuk pertama kalinya sepanjang karier di kelas utama.
Di sisi lain, debut pengganti yang dijalani oleh pembalap pengganti menunjukkan progres adaptasi yang cukup meyakinkan di atas kuda besi kelas premier. Meskipun masih tertinggal dalam catatan waktu secara keseluruhan, penampilan hari pertama ini memberikan bekal pengalaman berharga sebelum mereka melanjutkan perjuangan panjang pada sesi kualifikasi dan balapan utama akhir pekan ini.
| Pos | Pembalap | Tim / Pabrikan | Catatan Waktu |
|---|---|---|---|
| 1 | Fabio Di Giannantonio | VR46 Ducati | 1m50.406s |
| 2 | Marc Marquez | Ducati | +0.142s |
| 3 | Marco Bezzecchi | Aprilia | +0.260s |
| 4 | Pecco Bagnaia | Ducati | +0.386s |
| 5 | Raul Fernandez | Trackhouse Aprilia | +0.608s |
| 6 | Enea Bastianini | Tech3 KTM | +0.618s |
| 7 | Jorge Martin | Aprilia | +0.635s |
| 8 | Johann Zarco | LCR Honda | +0.895s |
| 9 | Ai Ogura | Trackhouse Aprilia | +0.912s |
| 10 | Brad Binder | KTM | +1.003s |
| 11 | Fermin Aldeguer | Gresini Ducati | +1.041s |
| 12 | Franco Morbidelli | VR46 Ducati | +1.078s |
| 13 | Luca Marini | Honda | +1.142s |
| 14 | Pedro Acosta | KTM | +1.169s |
| 15 | Maverick Vinales | Tech3 KTM | +1.247s |
| 16 | Iker Lecuona | Gresini Ducati | +1.324s |
| 17 | Diogo Moreira | LCR Honda | +1.786s |
| 18 | Jake Dixon | Honda | +1.987s |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!