Marco Bezzecchi mengaku dirinya "super lucky" setelah nyaris mengalami highside pada sesi latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi. Pembalap Aprilia Racing itu kehilangan cengkeraman ban belakang saat melepas gas di tikungan 11, lokasi yang sama di mana Takaaki Nakagami terjatuh dan mengalami patah tulang selangka.
Insiden tersebut menjadi pukulan telak bagi Bezzecchi yang musim ini telah beberapa kali mengalami crash yang mengganggu performanya. Meski demikian, ia berhasil menyelamatkan diri dari kecelakaan fatal berkat keberuntungan semata. "Saya tidak tahu bagaimana saya bisa menyelamatkannya. Itu murni keberuntungan," ujar Bezzecchi usai sesi Practice.
Musim 2026 menjadi musim yang penuh kontras bagi Bezzecchi. Di satu sisi, ia meraih kemenangan dominan di tiga balapan pembuka dan Mugello, serta tampil impresif di Silverstone dan Aragon meski dalam kondisi cedera. Namun di sisi lain, serangkaian crash di Assen dan kualifikasi Sachsenring telah menghambat laju konsistensinya di klasemen.
Kondisi trek Motegi yang baru saja diaspal menjadi faktor utama. Bezzecchi mengaku melihat sedikit hujan di sekitar lintasan, tetapi aspal tampak kering. "Saya menyadari bahwa itu basah ketika motor sudah dalam posisi miring. Jadi saya sangat beruntung," jelasnya. Ia pun memilih untuk kembali ke pit dan menunggu kondisi yang lebih aman, mengingat musim ini sudah cukup banyak insiden yang dialaminya.
Di sisi lain, Bezzecchi menyampaikan simpatinya kepada Nakagami yang mengalami cedera. "Ini sangat disayangkan, terutama karena cedera selalu tidak menyenangkan. Saya berharap dia segera pulih," tuturnya. Menurutnya, kehadiran Nakagami sebagai pembalap Jepang sangat berarti bagi para penggemar di Motegi.
Baca Juga Pedro Acosta Akui Kehabisan Ban saat Kejar Marc Marquez di AragonKejadian ini juga menjadi pengingat bagi seluruh pembalap akan pentingnya kewaspadaan di trek yang memiliki karakteristik unik seperti Motegi. Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, para pembalap dituntut untuk selalu waspada, terutama di tikungan yang baru diaspal yang mungkin memiliki tingkat cengkeraman berbeda.
Bagi Bezzecchi, insiden ini bisa menjadi titik balik untuk lebih berhati-hati dalam menjalani sisa musim. Meskipun telah menunjukkan kecepatan yang mumpuni, ia perlu menjaga konsistensi dan menghindari risiko yang tidak perlu. Persaingan di klasemen MotoGP 2026 masih sangat ketat, dan setiap poin sangat berharga.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!