Jorge Martin tiba di Aragon untuk ronde ke-13 dengan keunggulan 31 poin di puncak klasemen setelah memenangkan Sprint dan finis kedua di Grand Prix Silverstone. Pembalap Aprilia itu langsung menunjukkan taringnya di sesi latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Aragon di MotorLand, Jumat pagi.

Martin, yang tampil perkasa di Silverstone, kembali menjadi pusat perhatian di Aragon. Namun, rival terdekatnya, Marco Bezzecchi, juga tampil kompetitif meski masih dalam masa pemulihan cedera. Bezzecchi mengaku mengalami "kemunduran" dalam pemulihannya, tetapi tetap mampu bersaing di depan.

Sementara itu, Marc Marquez, yang telah memenangkan tujuh kali di Aragon, termasuk dua kali berturut-turut dalam dua musim terakhir, juga menunjukkan performa menjanjikan. Meski masalah fisiknya masih membayangi, trek dengan tikungan kiri di Aragon diyakini bisa membantu Marquez untuk menutupi kelemahannya.

- Advertisement -
Advertisement

Rekan setim Marquez di Ducati, Francesco Bagnaia, menilai Desmosedici akan memiliki "lebih banyak potensi" di Aragon dibandingkan Aprilia. Bagnaia bahkan menyamakan karakter trek ini dengan Brno, di mana Marquez nyaris mengalahkan Ai Ogura sebelumnya.

Baca Juga Satu Percakapan yang Mengubah Karier Bintang Baru Moto3

Absennya Ogura karena cedera tangan kiri menjadi peluang bagi pembalap lain. Johann Zarco dan Fermin Aldeguer kembali dari cedera, menambah persaingan di lintasan. Aldeguer sendiri kembali untuk pertama kalinya sejak Assen, membuat Ducati memiliki enam pembalap penuh waktu yang tersedia untuk pertama kalinya sejak Le Mans.

Jorge Martin dan Marc Marquez di FP1 MotoGP Aragon 2026

FP1 berjalan tanpa insiden besar, tetapi ketegangan sudah terasa. Martin memimpin, Marquez mengintai, dan Bezzecchi siap memberikan kejutan. Sesi Practice sore nanti akan menjadi penentu langsung untuk kualifikasi.