Aprilia mengejutkan paddock MotoGP dengan meluncurkan livery serba putih untuk RS-GP milik Marco Bezzecchi dan Jorge Martin pada balapan San Marino di Misano akhir pekan ini. Desain yang dijuluki 'Perla Bianca' itu bukan sekadar kosmetik, melainkan penghormatan mendalam bagi legenda Formula 1, Gilles Villeneuve, sekaligus perayaan 80 tahun merek ikonik Vespa.
Livery putih ini terinspirasi dari setelan balap putih yang dikenakan Villeneuve kala menang di Grand Prix Monako 1981. Menariknya, pada setelan tersebut terpampang logo Piaggio Vespa, menciptakan jembatan sejarah antara dunia roda dua dan empat. Aprilia pun mengangkat momen tersebut sebagai simbol persatuan dua ikon yang melampaui generasinya.
"Dalam 80 tahun Vespa, sebuah ikon yang melintasi generasi dan masih diakui di seluruh dunia, kami akan rugi jika tidak merayakan ikatan dengan Gilles Villeneuve, salah satu pembalap paling dicintai dalam sejarah Formula 1," ujar CEO Aprilia, Massimo Rivola. "Gilles membuat jutaan penggemar jatuh cinta pada bakat dan cara membalapnya, sama seperti Vespa yang memikat jutaan orang. Membawa kenangan itu kembali ke Misano untuk balapan kandang kami adalah cara merayakan dua ikon yang meninggalkan jejak mendalam."
Rivola juga menyoroti kebetulan menarik: akhir pekan ini Formula 1 menggelar Grand Prix Madrid, sementara Villeneuve meraih kemenangan terakhirnya di Jarama pada 1981, tahun yang sama dengan setelan balap yang diinterpretasi ulang. Detail livery ini pun mendapat pujian dari brand warisan GV27, yang menyebutnya sebagai penghormatan menakjubkan, lengkap dengan logo Vespa bersejarah dan tanda tangan Gilles di kaca depan.
Bagi Aprilia, balapan di Misano menjadi panggung sempurna untuk unjuk gigi. Bezzecchi, yang start dari pole setelah memecahkan rekor lap, finis kedua di sprint setelah disalip Marc Marquez di Tikungan 1. Ia masih mengejar kemenangan grand prix kelimanya musim ini, sementara Martin memimpin klasemen dengan keunggulan 14 poin atas Bezzecchi yang tertinggal 22 poin di posisi ketiga.
Baca Juga Klasemen F1 2026 Usai GP Belanda: Antonelli Makin KokohLivery putih ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga strategi pemasaran yang cerdas. Dengan menggabungkan warisan Vespa dan kisah Villeneuve, Aprilia memperkuat identitasnya sebagai pabrikan yang menghargai sejarah sekaligus menegaskan ambisi di lintasan. Para penggemar di Misano akan disuguhi pemandangan langka: dua RS-GP putih melesat, membawa nama besar Vespa dan semangat Villeneuve.
Balapan utama Minggu nanti akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Bezzecchi dan Martin. Akankah livery putih ini membawa keberuntungan, atau justru menjadi tekanan tersendiri? Yang jelas, Aprilia telah mencuri perhatian sebelum lampu padam, menyatukan dunia balap dalam sebuah tribute yang elegan.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!