Pandeglang, Nusantara Media – Seorang anak berusia 8 tahun bernama Gilang, putra pasangan Eka dan Pian yang berasal dari Bogor, Jawa Barat, terpisah dari keluarganya saat berwisata di Pantai Lagundi Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Insiden ini terjadi di tengah padatnya pengunjung di kawasan wisata pantai Carita. Ribuan wisatawan memadati berbagai lokasi populer seperti Pantai Lombok, Pantai Pandan, Lagundi, Pasir Putih, Baka-baka, serta Karang Sari di kawasan Carita, Pandeglang.

Menurut informasi yang beredar, Gilang sempat hilang pengawasan orang tuanya di Pantai Lagundi. Petugas Balawista (Penjaga Pantai) yang bertugas langsung merespons dan terlibat dalam proses pencarian hingga anak tersebut ditemukan kembali dalam keadaan selamat.

- Advertisement -

Petugas siaga wisata, M. Ade Rokis kemudian mengeluarkan himbauan penting kepada seluruh pengelola wisata di kawasan pantai Carita.

“Himbauan dari petugas Balawista: Seharusnya bagi pengelola manapun yang belum ada petugas anggota Balawista-nya, silahkan evaluasi dan berkoordinasi kepada pengurus, guna menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan. Terima kasih,” demikian pernyataan yang disampaikan.

Kepadatan pengunjung yang mencapai ribuan orang di akhir pekan atau musim liburan membuat pengawasan anak menjadi semakin sulit. Banyak orang tua yang lengah karena asyik berfoto atau menikmati suasana pantai, sehingga anak-anak mudah terpisah.

Pemerintah menekan sesuai permenpar no 6 tahun2025, bahwa  pengelola objek wisata tirta /air wajib memiliki petugas keselamatan terlatih dan tersertifikasi di setiap objek wisatatirt,  diperlukan untuk meningkatkan standar keselamatan wisatawan, terutama anak-anak dan keluarga.

Pengelola wisata, pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata, serta masyarakat wisatawan sendiri memiliki peran penting. Orang tua diimbau selalu mengawasi anak dengan ketat, menggunakan identitas atau gelang anak, serta melaporkan segera ke petugas jika terjadi kehilangan.

Pantai Pasir Putih Carita dan sekitarnya memang menjadi destinasi favorit wisatawan karena pasir putihnya yang indah, ombak yang relatif tenang, serta akses yang mudah dari Jakarta dan Bogor. Namun, kepadatan pengunjung sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi keselamatan.

Mari bersama-sama menjaga keselamatan di destinasi wisata. Pengelola diharapkan segera mengevaluasi keberadaan tim Balawista, sementara wisatawan diminta lebih disiplin dan waspada, khususnya saat membawa anak kecil.