Insiden pada lap pembuka Grand Prix Amerika Serikat di Circuit of the Americas, Austin, meninggalkan kekecewaan mendalam bagi pembalap Fernando Alonso. Memulai balapan dari posisi ke-12, juara dunia dua tahun tersebut harus menghadapi kenyataan pahit setelah kontak fisik dengan mobil Williams yang dikemudikan oleh Alex Albon merusak bagian lantai mobil Aston Martin AMR26 miliknya secara signifikan. Kerusakan ini tidak hanya membuatnya kehilangan sejumlah posisi krusial, tetapi juga menghancurkan peluang kompetitifnya sepanjang balapan akhir pekan tersebut.

Pertarungan bermula sejak lampu start padam, di mana Alonso awalnya kehilangan satu posisi sementara para rival di barisan tengah dan belakang langsung berjejal mencari ruang. Alex Albon melakukan start yang cukup bersih untuk merangsek ke posisi ke-14 dan mulai memberikan tekanan hebat kepada Alonso melewati tikungan-tikungan cepat di area Esses. Ketegangan memuncak ketika Alonso mencoba memanfaatkan celah di sisi dalam pada tikungan ke-11 untuk melewati rombongan mobil Haas yang sedang bertarung ketat.

Namun, dalam waktu bersamaan, Alex Albon juga mengambil trajektori serupa dengan komitmen penuh tanpa ruang tersisa. Roda depan sebelah kanan mobil Williams tersebut menghantam bagian pelat samping kiri dan area lantai mobil Aston Martin milik Alonso. Benturan keras ini memaksa Alonso melebar ke atas kerb luar, yang seketika membuatnya kehilangan empat posisi tambahan sekaligus merusak aerodinamika mobilnya secara permanen akibat serpihan lantai yang terkelupas parah sejak lap pertama.

- Advertisement -
Advertisement

Dampak dari kerusakan tersebut sangat masif terhadap catatan waktu dan keseimbangan kendaraan. Berbicara kepada awak media seusai balapan yang membawanya finis di posisi ke-12, Fernando Alonso tidak dapat menyembunyikan kekesalannya terhadap insiden tersebut. "Itu adalah kerusakan terbesar. Saya pikir kami kehilangan setengah detik atau lebih per lap. Mobil ini hancur; saya melihatnya di parc ferme. Setengah dari lantai mobil tidak ada. Saya tidak tahu bagaimana kami bisa terus melaju dan tetap cukup kompetitif," ujar Alonso dengan nada tajam.

Pembalap asal Spanyol itu bahkan sempat mempertimbangkan untuk memadamkan mesin dan membawa mobilnya kembali ke garasi lebih awal karena tingkat kerusakan yang parah. Namun, tim memutuskan untuk mengganti sayap depan dan mengirimnya kembali ke lintasan demi mengumpulkan data teknis tambahan. "Mobil berbelok dengan cukup baik ke kanan tetapi tidak baik ke kiri untuk 15 lap terakhir balapan. Tetapi kami ingin finis dan mengumpulkan sedikit lebih banyak data," tambahnya.

Baca Juga Haas Hadirkan Livery Spesial Godzilla di F1 Austin

Kritik paling pedas dilontarkan Alonso ketika membahas dinamika balapan di barisan tengah ke belakang. Ia secara terbuka mempertanyakan kualitas kompetitif para pembalap yang kerap bersaing di sepertiga posisi terbawah grid Formula 1. "Ketika Anda memulai balapan di barisan belakang, risiko ini selalu ada. Saya pikir kualitas para pembalap di sepertiga bawah grid sangat rendah. Seperti yang kita lihat hari ini dengan Alex. Jadi saya pikir kami perlu memperbaiki mobil dan memulai sedikit lebih tinggi di masa depan," tegasnya.

Di sisi lain, para pengawas balapan (stewards) memutuskan bahwa insiden tersebut tidak memerlukan investigasi lebih lanjut karena dinilai sebagai insiden balapan biasa yang wajar terjadi ketika tiga mobil berebut area lintasan yang sama di tikungan sempit. Sementara itu, Alex Albon memberikan pembelaan atas posisinya, menjelaskan bahwa situasi di tikungan tersebut sangat padat dan dirinya sudah berupaya menghindari benturan yang lebih parah dengan naik ke atas kerb setelah ruang perlahan menyempit di antara kendaraan mereka.