Oscar Piastri mengaku bingung dengan performanya yang kurang maksimal bersama McLaren di F1 2026. Ia kesulitan mengejar kecepatan rekan setimnya, Lando Norris, yang justru tampil dominan dalam dua balapan terakhir.
Norris, juara dunia bertahan, berhasil memenangi Grand Prix Hungaria dan Belanda dari posisi pole. Sementara itu, Piastri harus puas dengan hasil DNF dan posisi keenam. Selisih poin di klasemen pun cukup jauh, Norris di posisi keempat dengan keunggulan 55 poin atas Piastri yang menempati posisi ketujuh.
“Sayangnya, ini bukan balapan pertama di mana kecepatan saya tidak ada,” ujar Piastri setelah balapan di Zandvoort. “Lando jelas memenangi balapan dengan selisih cukup besar, jadi saya rasa mobil dalam kondisi baik. Dua pekan terakhir mobil ini cepat, dan trek-trek ini cocok dengan mobil. Tapi entah kenapa, saya tidak bisa mengeluarkan kecepatan maksimalnya.”
Defisit ini bukanlah hal yang mengejutkan jika melihat gaya balap Piastri. Di era regulasi baru yang mengurangi downforce, cengkeraman mobil menjadi lebih rendah, dan di situlah Piastri sering kesulitan. Musim lalu, ia juga kehilangan peluang juara di trek seperti Baku, Singapura, dan Meksiko karena masalah serupa.
Meski begitu, Piastri masih menunjukkan kilatan potensi, seperti saat memimpin SQ2 dan Q1 di Zandvoort. Namun, saat kualifikasi, ia hanya mampu start keempat, tertinggal 0,142 detik dari Norris dan tipis dari duo Mercedes, George Russell dan Kimi Antonelli.
Baca Juga FIA Tetapkan Tanggal Sidang Banding McLaren dan Red Bull atas Hasil GP Monako“Di kualifikasi akhir pekan ini, saya merasa lebih nyaman,” kata Piastri. “Di Q1 dan Q2 oke, tapi di Q3 saya kurang maksimal. Namun, saya tetap berada dalam persaingan. Di balapan, ceritanya berbeda sama sekali. Itu perbedaan terbesar.”
Di balapan, Piastri sempat naik ke posisi ketiga setelah menyalip Russell di Tikungan 7 pada lap ketiga, tetapi kemudian turun ke posisi keempat setelah pitstop lambat 5,4 detik. Ia terus kesulitan dan akhirnya finis 32 detik di belakang Norris, bahkan dilewati oleh duo Ferrari, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton.
Manajer tim McLaren, Andrea Stella, menilai masalah Piastri bukan soal psikologis. “Saya tidak berpikir ini ada hubungannya dengan aspek psikologis,” ujarnya. “Ini murni tentang adaptasi dan menemukan ritme yang tepat dengan mobil baru.”
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!