Banten, Nusantara Media - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merilis pembaruan peringatan dini cuaca ekstrim yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Banten. Berdasarkan laporan resmi yang dikeluarkan pada tanggal 21 Oktober 2026 pukul 19:40 WIB, wilayah Banten terpantau masih berpotensi besar mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai dengan kejadian kilat atau petir serta angin kencang.
Kondisi atmosfer yang tidak stabil ini diprediksi mulai berdampak secara signifikan pada pukul 20:10 WIB di berbagai titik rawan. Sebaran awan konvektif terpantau terkonsentrasi di beberapa kabupaten utama, di mana warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan air, pohon tumbang, maupun kemungkinan tanah longsor di daerah perbukitan.
Berdasarkan data pemodelan cuaca, dampak awal hujan lebat ini dirasakan secara intensif di wilayah Kabupaten Lebak, mencakup kawasan Panggarangan, Cipanas, Muncang, Leuwidamar, Bojongmanik, Gunungkencana, Cileles, Cimarga, Sajira, Cijaku, Cibeber, Cilograng, Sobang, Lebakgedong, Cirinten, Cigemlong, serta berbagai wilayah di sekitarnya yang memiliki topografi rentan terhadap curah hujan tinggi.
Selain wilayah tersebut, sistem cuaca dinamis ini diprakirakan akan terus meluas ke sejumlah kawasan tetangga dalam beberapa jam ke depan. Perluasan cakupan awan hujan ini meliputi wilayah Kabupaten Pandeglang seperti Munjul, Bojong, Picung, Saketi, Cipeucang, Cimanuk, Kaduhejo, Banjar, Pandeglang, Cadasari, Karang Tanjung, Mekarjaya, Sindangresmi, Koroncong, dan Majasari.
Baca Juga Babinsa Koramil 04/Babelan Sigap Evakuasi Lansia dan Warga Sakit Terdampak Banjir di Desa Buni Bakti, Kabupaten BekasiPotensi perluasan dampak cuaca ekstrim tersebut juga menjangkau tambahan wilayah di Kabupaten Lebak seperti Malingping, Bayah, Banjarsari, Maja, Rangkasbitung, Warunggunung, Cikulur, Cibadak, Wanasalam, Curug Bitung, Kalanganyar, serta Cihara. Sementara itu, sebagian wilayah Kabupaten Serang yang mencakup Petir, Tunjung Teja, Pamarayan, Kopo, dan Jawilan turut masuk dalam zona kewaspadaan tinggi.
Tim peliput melaporkan bahwa berdasarkan analisis meteorologi terkini, kondisi cuaca buruk yang disertai angin kencang dan sambaran petir ini diperkirakan masih akan terus berlangsung hingga pukul 23:00 WIB. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diminta untuk segera mencari tempat berlindung yang aman dan menghindari area terbuka atau pohon tinggi guna mengantisipasi risiko keselamatan.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!