Masa depan grid Sergio Perez akhirnya mendapatkan kejelasan jangka panjang setelah ia resmi meneken kontrak baru yang mengikatnya hingga musim 2029. Pengumuman penting ini disampaikan tepat menjelang balapan kandang sang pembalap di Autodromo Hermanos Rodriguez, yang juga menjadi tonggak sejarah perayaan balapan F1 ke-300 dalam kariernya. Setelah sempat menyaksikan persaingan dari luar lintasan pada musim lalu menyusul kepergiannya dari Red Bull, Perez kini kembali menemukan rumah baru di ajang balap jet darat bersama skuad pendatang baru Cadillac.

Kendati posisinya sendiri telah aman hingga beberapa tahun ke depan, situasi berbeda dialami oleh rekan setimnya saat ini, Valtteri Bottas. Masa depan pembalap asal Finlandia tersebut masih diselimuti teka-teki meskipun ia membantah posisinya berada di dalam ancaman. Situasi semakin menarik perhatian paddock ketika prinsipal tim Marcin Budkowski secara terbuka menolak untuk mengonfirmasi apakah komposisi susunan pembalap mereka akan tetap sama pada musim depan ketika berbicara dalam rangkaian Grand Prix Amerika Serikat di Austin.

Di tengah dinamika internal tim tersebut, pembalap cadangan Colton Herta dijadwalkan untuk mengambil alih kemudi mobil Bottas pada sesi Latihan Bebas 1 (FP1) di Meksiko. Kesempatan ini krusial bagi Herta untuk mengumpulkan poin demi mengamankan superlicence FIA yang menjadi syarat mutlak berlaga di Formula 1. Setelah beralih dari ajang IndyCar ke Formula 2 musim ini bersama Hitech, Herta berusaha membuktikan kapasitasnya melalui sesi latihan resmi di bawah pengawasan ketat para petinggi tim.

- Advertisement -
Advertisement

Menanggapi kontribusi Herta selama kampanye debut tim, Perez memberikan pujian atas kinerja pembalap Amerika tersebut. "Saya pikir dia sedang melakukan pekerjaan yang bagus. Dia membawa umpan balik yang bagus ke dalam tim dan informasi yang berguna, yang merupakan semua hal yang kami butuhkan darinya," ujar Perez. Ia menambahkan bahwa mengendarai mobil di sesi FP1 bukanlah hal mudah untuk langsung menunjukkan kecepatan puncak, namun penambahan waktu di dalam mobil dan simulator mulai memperlihatkan potensi sesungguhnya dari Herta.

Baca Juga Bagaimana Geri Halliwell Bantu Christian Horner Hadapi Kebencian Fans F1

Mengenai perpanjangan kontraknya sendiri, Perez mengungkapkan motivasi ekstra untuk membantu membangun tim baru di F1, di mana tugasnya kini mencakup aspek yang lebih luas daripada sekadar memacu mobil secepat mungkin. Namun, ketika disinggung mengenai apakah ia memiliki wewenang atau keterlibatan dalam menentukan siapa yang akan mendampinginya di garasi pada tahun 2027, pembalap asal Meksiko itu secara tegas menepisnya. "Tidak, sama sekali tidak. Saya juga tidak ingin melakukannya, karena itu bukan keputusan saya. Itulah mengapa kami memiliki seseorang seperti Marcin, yang akan melihat semua data dan informasi, dan dia yang pada akhirnya akan membuat keputusan berdasarkan apa yang dianggap terbaik untuk masa depan tim," pungkas Perez.

Sergio Perez dan Cadillac F1
Sergio Perez bersama Cadillac F1 di paddock. Foto: Bryn Lennon / Formula 1 via Getty Images