Sergio Perez blak-blakan mengungkapkan kekecewaannya atas laju pengembangan Cadillac yang mandek dalam beberapa balapan terakhir Formula 1. Pembalap Meksiko itu menilai tim asal Amerika Serikat seharusnya mampu menunjukkan progres lebih besar, terutama setelah sempat tampil meyakinkan di paruh awal musim.

Pada periode pembuka musim, Cadillac terbilang impresif. Mereka konsisten meninggalkan Aston Martin yang tengah terpuruk, dan sukses menjauh dari zona merah klasemen bawah. Namun, momentum itu kini hilang. Aston Martin justru menunjukkan lompatan besar berkat upgrade aerodinamika di Hungaria dan Belanda, plus dorongan tenaga dari Honda, sehingga Cadillac kembali tertinggal.

Dalam wawancara di podcast Beyond the Grid, Perez mengaku timnya belum menemukan ritme pengembangan yang ideal. "Beberapa balapan terakhir ini menjadi kekecewaan. Ada banyak kekecewaan karena kami tidak berkembang. Kami tidak membaik," ujarnya. Ia menegaskan bahwa sebagai tim baru, peningkatan berkelanjutan adalah harga mati yang sayangnya gagal mereka wujudkan.

- Advertisement -
Advertisement

Perez juga menyoroti perlunya evaluasi menyeluruh terhadap proses kerja tim. "Kami harus meninjau ulang cara kami melakukan segalanya. Sebagai tim baru, ada banyak hal yang terus kami pelajari," tambahnya. Ia menyebut bahwa Cadillac kehilangan sekitar satu detik waktu putaran yang seharusnya bisa mereka dapatkan di paruh pertama musim ini.

Baca Juga Marquez Ungkap Nasihat untuk Hadjar yang Cedera di F1

Meski demikian, Perez optimistis jarak tersebut bukan jurang pemisah yang terlalu lebar. "Kami tidak terlalu jauh dari tim-tim mapan. Jika kami bisa menemukan setengah detik atau satu detik, itu akan mengubah segalanya bagi kami," katanya. Ia percaya perbaikan pada beban aerodinamika dan kenyamanan berkendara bisa menjadi kunci untuk kembali kompetitif.

Targetnya jelas: menekan tim-tim seperti Williams, Haas, dan Aston Martin yang kini berada di depan. Perez menegaskan bahwa potensi itu masih ada di dalam tim. "Sebagai tim baru, itu ada di sana. Itu mungkin," pungkasnya.