Lando Norris telah membawa dirinya ke level baru sejak menjadi juara dunia Formula 1. Setelah gagal menang dalam 10 balapan pertama musim 2026, kini dua kemenangan datang beruntun. Pebalap McLaren itu menyusul kemenangan perdananya di Hungaria dengan kemenangan meyakinkan di Grand Prix Belanda, membangkitkan harapan juara bagi dirinya dan tim.

Perburuan gelar Norris sempat tampak hampir mustahil beberapa balapan lalu setelah awal musim yang mengecewakan. Namun, sejak McLaren membawa upgrade besar di Budapest, performanya meroket. Kini ia hanya terpaut 83 poin dari pemimpin klasemen Andrea Kimi Antonelli, meski peluang itu masih tipis.

Norris yang datang ke musim 2026 setelah meraih gelar juara dunia perdananya adalah sosok yang berbeda. Ia lebih rileks, percaya diri, dan yakin pada kemampuannya. Ini terlihat jelas di sirkuit Zandvoort, baik dari cara balapnya maupun pernyataannya.

- Advertisement -
Advertisement

"Saya membalap di level tinggi di paruh kedua tahun lalu," kata Norris. "Sulit untuk mengatakannya, tapi menurut saya mobil tahun ini lebih sulit dikendarai. Dan Anda bisa melihat itu karena jarak antar rekan setim sering kali lebih besar tahun ini. Saya yakin saya bisa memahami situasi lebih baik, memahami mobil dengan cara yang lebih baik. Mobilnya tetap mengerikan untuk dikendarai, tapi saya melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam memahaminya, menyampaikannya ke tim, dan mencari solusi."

Norris pernah berjuang melawan keraguan diri dan kecemasan di tahun-tahun awalnya di F1. Pebalap berusia 26 tahun itu sangat terbuka tentang perjuangannya. Banyak yang menganggap itu kelemahan, tapi Norris justru mengubah kerentanannya menjadi kekuatan super.

Baca Juga Verstappen Ingin Nikmati Momen Terakhir GP Belanda di Zandvoort

Perkembangannya diakui oleh prinsipal McLaren, Andrea Stella: "Yang paling saya suka dari perjalanannya di F1 adalah dia terus berkembang. Terutama setelah awal musim 2025, sesuatu terjadi. Ini bukan hanya satu klik, tapi cara bekerja dengan Lando, untuk Lando, dan kami juga mengadopsinya di sisi Oscar sekarang. Pendekatan ini membawa Lando pada peningkatan berkelanjutan."

Dengan dua kemenangan beruntun dan kepercayaan diri yang tumbuh, Norris kini menjadi ancaman nyata bagi Antonelli. Jika tren ini berlanjut, persaingan juara 2026 bisa semakin panas.