Peta persaingan ajang balap mobil bergengsi dunia kembali memanas menjelang akhir pekan penentuan di Autodromo Hermanos Rodriguez. Kimi Antonelli datang menghadapi Grand Prix Meksiko dengan misi besar untuk mengamankan gelar juara dunia Formula 1 perdananya, menyusul penampilan dominan yang ia tunjukkan pada seri sebelumnya di Amerika Serikat.

Pembalap muda berusia 20 tahun tersebut sukses mengonversi posisi pole menjadi kemenangan kesembilannya musim ini di Sirkuit Americas, Austin. Kendati tampil luar biasa dan mendominasi jalannya lomba, perlawanan dari rekan setimnya serta rival terdekat membuat perburuan gelar juara dunia ini harus berlanjut ke daratan Meksiko setelah tertunda tipis.

Berdasarkan kalkulasi matematis perebutan gelar, skenario bagi sang pembalap muda untuk menyegel mahkota juara terbilang sangat terbuka lebar. Jika pembalap andalan Mercedes itu mampu finis di posisi sembilan besar di Kota Meksiko pada hari Minggu mendatang, ia dipastikan keluar sebagai juara dunia tanpa perlu memedulikan hasil yang diraih para pesaingnya.

- Advertisement -
Advertisement

Persaingan ketat di internal tim panah perak melibatkan nama besar seperti Lewis Hamilton yang finis di posisi keempat serta George Russell di tempat kedelapan pada balapan sebelumnya. Hasil tersebut membuat peluang matematis masih bernapas, mengingat masih tersisa empat seri balapan setelah Meksiko jika dihitung hingga akhir musim.

Baca Juga Leclerc Salahkan Media soal Narasi Rivalitas dengan Hamilton

Secara rinci, sang pemimpin klas sementara hanya memerlukan selisih minimal 100 poin di akhir akhir pekan Meksiko untuk mengunci gelar lebih awal. Bahkan, dalam skenario terburuk di mana ia gagal mendulang poin sama sekali di Meksiko, ia tetap bisa dinobatkan sebagai juara dunia selama para rival terdekatnya gagal meraih kemenangan di balapan utama.

Andrea Kimi Antonelli, Mercedes
Andrea Kimi Antonelli, Mercedes - Photo by: Brett Farmer / LAT Images via Getty Images