Persaingan sengit di lintasan reli dunia tidak menghentikan para pereli profesional untuk mencari hiburan murni di akhir pekan. Sami Pajari dan co-driver setianya, Marko Salminen, bersiap untuk saling berhadapan di atas kemudi mobil reli klasik buatan pabrikan asal Jepang dalam ajang Jari-Pekka Ralli akhir pekan ini di wilayah Hartola, Finlandia. Pertarungan internal ini menjanjikan tontonan yang menghibur, jauh dari tekanan ketat kompetisi level tertinggi yang biasa mereka hadapi sepanjang musim.
Sebagai pereli yang tengah naik daun, Sami Pajari telah merakit sendiri sebuah mobil Toyota Corolla AE86 yang akan menjalani debut kompetitifnya pada hari Sabtu ini. Di sisi lain, Marko Salminen tidak hanya tinggal diam dan menonton, karena ia akan mengambil alih kemudi Toyota Starlet miliknya sendiri. Menariknya, penampilan akhir pekan ini akan menandai kembalinya Salminen sebagai seorang pengemudi di balik kemudi utama dalam sebuah ajang resmi sejak terakhir kali melakukannya pada tahun 2022 silam.
Menanggapi keikutsertaan mereka dalam acara yang sarat nostalgia ini, Sami Pajari mengungkapkan antusiasmenya yang luar biasa kepada DirtFish. Bagi sang pereli muda berbakat tersebut, atmosfer akhir pekan ini memiliki daya tarik tersendiri yang bahkan melampaui gemerlap kejuaraan dunia yang biasa ia taklukkan bersama tim pabrikan asal Jepang di kancah internasional.
"Ini adalah acara utama tahun ini!" ujar Sami Pajari kepada DirtFish dengan penuh semangat menggambarkan betapa pentingnya ajang lokal tersebut bagi dirinya secara emosional dan personal.
Sami Pajari menambahkan bahwa reli klasik ini terasa begitu istimewa karena mempertemukan mereka dengan rekan-rekan terdekat di atas rute lintasan khas Finlandia yang menantang. "Ini seperti Olimpiade reli. Di atas Kejuaraan Dunia, ada Olimpiade, yang bahkan lebih besar. Jadi ini adalah hal utamanya. Ini adalah hal yang sesungguhnya," lanjutnya menjelaskan perspektif unik mengenai keikutsertaannya.
Lebih lanjut, Sami Pajari menegaskan bahwa esensi dari keikutsertaan mereka kali ini bukanlah sekadar memburu trofi atau catatan waktu tercepat semata, melainkan merayakan esensi olahraga reli yang paling murni dan menyenangkan bersama orang-orang terdekat di dalam industri otomotif lokal.
Baca Juga Kecelakaan Parah di Reli Finlandia Paksa Mikko Heikkila Bangun Ulang Mobil"Kami akan mengendarai mobil klasik penggerak roda belakang milik kami sendiri di jalanan Finlandia yang sangat indah dan biasa. Ini bukan acara besar, tetapi kami pada dasarnya memiliki kelas kami sendiri yang hanya mencakup beberapa teman kami, jadi kami berharap akan memiliki pertarungan yang menyenangkan," papar Sami Pajari.
Di sisi garasi lawan, Marko Salminen melontarkan candaan kepada DirtFish bahwa sebuah sistem handicap khusus harus diterapkan agar catatan waktunya bisa bersaing secara adil melawan rekan setimnya yang saat ini tampil di level tertinggi WRC. Mendengar komentar bernada gurauan tersebut, Sami Pajari hanya bisa tersenyum lebar sembari melontarkan tanggapan santai atas strategi sang co-driver.
"Ini lebih tentang bersenang-senang sebenarnya dan memiliki banyak momen ngesot dan menikmati apa reli yang sebenarnya di titik termurninya," tambah Sami Pajari. Marko Salminen sempat menggoda, "Anda selalu mulai mendengar keluhan semacam ini. Tapi baiklah kita akan melihatnya." Ajang Jari-Pekka Ralli sendiri akan menyuguhkan dua tahapan spesial yang harus dilalui sebanyak dua kali pada hari Sabtu.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!