Ai Ogura mengungkapkan penyesalannya karena mengikuti saran dokter Jepang untuk tidak menjalani operasi pada cedera tangannya. Keputusan itu membuatnya absen lebih lama dari yang seharusnya, termasuk melewatkan MotoGP San Marino akhir pekan lalu. Padahal, ia mengaku bisa saja tampil di Misano jika sejak awal memilih jalur operasi.

Pembalap Trackhouse Aprilia itu mengalami patah tulang di tangan kiri saat latihan. Ia pun harus menepi dari Aragon dan Misano, dua seri yang seharusnya bisa ia manfaatkan untuk menjaga peluang juara. Kini ia telah mendapat lampu hijau untuk kembali berlaga di Austria, sirkuit Red Bull Ring, akhir pekan ini.

"Dokter Jepang mengatakan saya tidak perlu operasi," ujarnya kepada media pada Kamis. "Saya tidak menyesal kepada mereka, tapi seharusnya saya tidak mendengarkan mereka." Pernyataan itu menjadi cerminan kekecewaan atas waktu yang terbuang.

- Advertisement -
Advertisement

Ogura juga menyebut bahwa secara fisik, tangan kirinya kini sedikit lebih lemah dibanding tangan kanan. Namun, ia merasa kondisi sudah hampir normal. "Selisih kekuatannya tidak terlalu besar. Perlahan kembali normal," tambahnya. Pada tes dengan motor kecil pekan lalu, ia mengaku sudah nyaman, meski ia sadar motor MotoGP jauh lebih menuntut.

Untuk mengatasi keterbatasan, Ogura akan memulai sesi latihan dengan setelan motor seperti biasa. Jika perlu, ia akan menyesuaikan area handlebar, terutama untuk mengaktifkan perangkat belakang yang biasanya ia operasikan dengan jempol. "Besok pagi saya mulai dengan posisi normal. Jika sulit, saya akan ganti sistem," jelasnya.

Baca Juga Di Giannantonio: Marquez Bungkam Teori Trek Aprilia vs Ducati

Meski siap kembali, Ogura menegaskan tidak akan memaksakan diri. "Saya akan menghadapi rasa sakit saat di atas motor. Tapi tidak ada kemungkinan saya memperburuk cedera. Itu sebabnya saya lewatkan Misano, untuk menghindari risiko crash yang bisa memperparah kondisi," tegasnya.

Keputusan absen di dua seri berdampak besar pada peluang juaranya. Kini ia tertinggal 71 poin dari pemuncak klasemen bersama, Marc Marquez dan Jorge Martin. Sementara itu, Aprilia juga kehilangan posisi puncak di klasemen pabrikan, tergeser oleh Ducati dengan selisih hanya dua poin. Comeback Ogura di Austria akan menjadi ujian berat, bukan hanya secara fisik, tetapi juga mental untuk mengejar ketertinggalan yang sudah cukup jauh.