Lando Norris sukses mengamankan pole position untuk balapan perdana Formula 1 di sirkuit baru Madring, Madrid. Namun, pembalap McLaren itu mengaku nyaris menabrak dinding pada lap yang ia sebut sebagai salah satu yang terbaik dalam kariernya.

Juara dunia bertahan itu mencuri pole dari pemimpin klasemen Andrea Kimi Antonelli dengan selisih hanya 0,011 detik dalam akhir sesi kualifikasi yang mendebarkan. Lap Norris seolah datang entah dari mana, bahkan membuatnya sendiri terkejut.

"Saya terkejut. Saya sedikit kaget bisa ada di sini. Ini mungkin salah satu lap terbaik yang pernah saya lakukan sepanjang karier," ujar Norris.

- Advertisement -
Advertisement

"Salah satu lap di mana semuanya menyatu. Saya punya gambaran jelas tentang apa yang ingin saya lakukan, dan apakah itu terwujud, tetapi otak saya membiarkan saya melakukannya dengan hampir sempurna. Ini salah satu lap ketika Anda melihat waktunya dan berkata: 'Oh, itu cukup bagus.'"

Ditanya bagaimana ia melakukannya, Norris menjawab: "Itu rahasia. Rahasia yang bahkan saya sendiri tidak tahu. Saya punya perasaan yang baik. Saya tidak mendapatkan lap di FP2 kemarin, jadi saya sedikit mengejar ketertinggalan. Ada beberapa tikungan di mana saya tahu persis apa yang ingin saya lakukan, entah itu chicane pertama atau kedua. Hanya beberapa tikungan di mana saya tahu batasnya, saya kesulitan mencapainya dan mendorong sekeras yang saya inginkan sebelumnya di kualifikasi."

Baca Juga Colapinto: Perlu Batasan untuk Cegah Perundungan Daring di F1

Norris yakin ia akan menghantam pembatas saat melebar di tikungan terakhir, sebelum menyelamatkan McLaren-nya dan mengunci pole yang menakjubkan. "Lap terakhir, saya meningkatkan sekitar tujuh setengah persepuluh dalam satu lap, jadi itu bukan sesuatu yang membanggakan. Tapi fakta bahwa saya masih melakukannya di Q3, saat paling menentukan, itulah yang patut saya banggakan," tambahnya.

"Itu lap yang sempurna. Setiap tikungan saya lakukan apa yang saya inginkan sesuai rencana, kecuali tikungan terakhir. Tikungan terakhir saya sedikit bermasalah. Saya pikir saya terlalu bersemangat di dalam mobil, terlalu memaksakan masuk, dan jujur, saya pikir saya sudah di dinding. Jadi, beruntung jarak ke Tikungan Satu pendek. Tapi lap itu benar-benar sempurna dari exit yang baik, curb yang baik. Hanya melakukan hal-hal kecil yang sangat penting di sini dengan benar. Saya melakukannya hanya di lap terakhir, dan semuanya berhasil."

Pole ini menjadi modal berharga bagi Norris untuk menghadapi balapan perdana di Madrid, sementara Antonelli harus puas start dari posisi kedua. Persaingan keduanya diprediksi akan sengit mengingat selisih waktu yang sangat tipis.