Formula 1, Nusantara Media - Mercedes resmi mengumumkan susunan pembalap Junior Programme untuk 2026 sekaligus menandai satu dekade program pengembangan talenta yang telah menjadi jalur utama menuju Formula 1.

Program ini kembali diperkuat dengan penambahan dua pembalap muda dari karting, Niccolò Perico dan Devin Titz, yang melengkapi total sembilan nama dalam daftar pembinaan tahun ini. Struktur program Mercedes mencakup jalur pengembangan dari level karting hingga Formula Regional, dengan pendekatan sistematis dalam membentuk pembalap menuju level tertinggi.

“It is truly a dream come true to represent the Mercedes-AMG F1 Junior Programme,” ujar Titz.

- Advertisement -

Perico juga menegaskan pentingnya langkah ini bagi kariernya.

“It is a great honour for me to join the Mercedes-AMG F1 Team Junior Programme.”

Selain dua nama baru tersebut, Mercedes mempertahankan sejumlah talenta yang sudah lebih dulu berada dalam sistem, termasuk Rashid Al Dhaheri, Ethan Jeff-Hall, Andy Consani, Luna Fluxá, Kenzo Cragie, James Anagnostiadis, dan Many Nuvolini.

Penasihat pengembangan pembalap Mercedes, Gwen Lagrue, menegaskan bahwa pencapaian 10 tahun ini menjadi refleksi dari filosofi pembinaan jangka panjang tim.

“2026 marks the 10th anniversary of our Junior Programme, a milestone that reflects a decade of identifying, developing and promoting outstanding talent.”

Program ini sebelumnya telah melahirkan sejumlah pembalap yang kini tampil di level tertinggi, termasuk George Russell, Andrea Kimi Antonelli, Frederik Vesti, dan Doriane Pin.

Russell sendiri menegaskan peran krusial program tersebut dalam perjalanan kariernya hingga mencapai Formula 1.

“Program Junior tim sangat membantu perjalanan saya menuju dan di Formula 1. Saya tidak akan berada di sini tanpa dukungan dari tim.”

Dari sisi komposisi, daftar pembalap 2026 menunjukkan keberagaman usia dan latar belakang, mulai dari Rashid Al Dhaheri yang telah berkompetisi di Formula Regional hingga talenta muda seperti Nuvolini, Titz, dan Perico yang masih berada di level karting.

Beberapa pembalap juga tengah menjalani fase transisi penting, seperti Luna Fluxá yang naik ke Spanish F4 dan Kenzo Cragie yang akan tampil di Italian F4 serta Euro4. Hal ini mencerminkan kesinambungan jalur pengembangan yang menjadi inti strategi Mercedes.

Dengan pendekatan global dan investasi berkelanjutan dalam pengembangan pembalap muda, Mercedes menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan talenta di Formula 1. Program ini tidak hanya berfungsi sebagai pipeline internal, tetapi juga sebagai standar dalam pembinaan pembalap di level junior.

Untuk liputan lengkap Formula 1 dan perkembangan pembalap muda, kunjungi:
https://sportrik.com/

Memasuki musim 2026, keberhasilan program ini akan kembali diuji, seiring meningkatnya persaingan dan tuntutan performa di setiap level kompetisi yang dilalui para pembalap muda tersebut.