Lingga. Nusantara.media. -Situs sejarah yang terpendam selama puluhan tahun di Desa Kualaraya, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, kini mulai terungkap. Peninggalan bersejarah ini mencakup bekas pelabuhan, pondasi tengok minyak, dan kuburan yang diyakini berasal dari masa penjajahan Belanda.Sabtu, 22 Februari 2025,
Kepala Desa Kualaraya, Misran, mengungkapkan kepada Nusantara Media bahwa penemuan ini merupakan bagian dari warisan sejarah yang penting. “Memang benar adanya bekas peninggalan orang Belanda,” ujarnya saat ditemui di kediamannya.
Misran juga mengungkapkan bahwa ia telah mengundang Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lingga untuk meninjau lokasi-lokasi bersejarah tersebut. Namun, sayangnya, hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari pihak dinas. “Berita mengenai kunjungan mereka sampai sekarang masih Zong tanpa alasan yang jelas,” tambahnya.
Dalam upaya untuk mengangkat potensi wisata sejarah di desanya, Kades Misran berencana untuk berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri. “Kami berharap lokasi ini bisa dijadikan sebagai destinasi wisata sejarah yang menarik bagi wisatawan asing. Ini akan membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) desa dan ekonomi warga,” imbuhnya.
H. Zakaria, menambahkan bahwa peninggalan ini merupakan saksi bisu dari sejarah penambangan timah di daerah tersebut sebelum Indonesia merdeka. “Desa ini dulunya merupakan tempat mereka mengambil dan memproduksi timah. Barang-barang tersebut diangkut dari gudang di Kecamatan Singkep dan dimuat ke kapal,” jelasnya.
Dengan sejarah yang kaya, Desa Kualaraya, yang dibentuk pada tahun 1915, menjadi salah satu desa tertua di Kecamatan Singkep Barat. Kini, dengan upaya untuk mempromosikan situs-situs bersejarah ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mengenal dan menghargai warisan budaya yang ada di daerah mereka.
Penulis : Mis/Awang Sukowati
Editor : U.Suryana