Persaingan ketat mewarnai ajang Kejuaraan Reli Eropa (ERC) di Portugal, di mana Martins Sesks sukses merebut pimpinan lomba setelah mencatatkan waktu tercepat pada etape pembuka pagi hari. Pebalap asal Latvia ini tampil konsisten di setiap etape, meskipun sempat melaporkan adanya sedikit masalah teknis pada kendaraannya sebelum akhirnya kembali mendominasi dengan mencatatkan waktu tercepat pada etape penutup paruh pertama hari itu. Keunggulan Sesks saat ini terpaut 5.7 detik dari pesaing terdekatnya di posisi kedua.
Di sisi lain, rekan setimnya yakni Roope Korhonen sempat menempel ketat di posisi kedua sebelum mengalami sedikit penurunan posisi akibat kondisi lintasan yang sangat menantang. Korhonen mengakui bahwa karakter jalanan di Portugal sangat menguji kemampuan para pereli. "Sangat licin dan jalurnya sangat dalam. Lintasan putaran kedua nanti pasti akan sangat menarik," ungkap pereli asal Finlandia tersebut menggambarkan kondisi lintasan yang penuh rintangan.
Drama besar terjadi pada etape ketiga hari itu yang sekaligus menjadi akhir perjalanan bagi pemenang seri sebelumnya, Kris Meeke. Pereli asal Inggris tersebut memang sudah menghadapi akhir pekan yang berat setelah kendaraannya mengalami kerusakan pada sesi kualifikasi hari Jumat, yang memaksanya harus turun sebagai pembuka jalan di depan. Meeke yang kala itu berada di posisi keenam secara keseluruhan terpaksa harus mengakhiri perlombaan lebih cepat dan mencatatkan akhir pekan yang patut dilupakan dalam kalender reli kali ini.
Sementara itu, persaingan di papan atas semakin memanas dengan merangseknya para pengemudi andal seperti pereli Lancia, Nikolay Gryazin dan Pablo Sarrazin, yang memanfaatkan kelemahan lawan untuk memperbaiki posisi mereka. Di barisan belakang, pereli Prancis Sarah Rumeau sempat membuat kejutan dengan menanjak delapan posisi pada etape kedua, meski akhirnya harus terkendala masalah komunikasi interkom sehingga tidak dapat mendengar catatan waktu dari co-driver-nya.
Baca Juga Keyakinan Scott Martin Bawa Elfyn Evans Juara WRC 2026Pereli muda Ville Vatanen juga menunjukkan progres positif dalam debut reli kerikil pertamanya menggunakan mobil spesifikasi Rally2. Vatanen memilih untuk tidak mengambil risiko berlebihan pada awal sesi pagi, namun kecepatannya terus meningkat hingga berhasil mengamankan posisi keenam tercepat pada etape ketiga. "Peningkatan cara mengemudi saya terus berlanjut. Ada banyak hal baru yang harus dipelajari, tetapi saya mencoba beradaptasi dengan itu semua," tutur Vatanen selepas merampungkan etape terakhir pagi itu.
Rangkaian ajang Rally Six Cities North of Portugal ini masih menyisakan empat etape lagi yang akan dilombakan pada hari Sabtu, sebelum nantinya seluruh rangkaian reli ditutup secara resmi pada hari Minggu mendatang.
| Pos | Pebalap | Pabrikan | Waktu / Selisih |
|---|---|---|---|
| 1 | Martins Sesks | Skoda | 1:57.6 |
| 2 | Roope Korhonen | Toyota | +5.7 |
| 3 | Pablo Sarrazin | Lancia | +8.3 |
| 4 | Nikolay Gryazin | Lancia | +13.5 |
| 5 | Leo Rossel | Lancia | +22.0 |
| 6 | Jan Solans | Skoda | +43.9 |
| 7 | Miko Marczyk | Skoda | +55.5 |
| 8 | Simone Tempestini | Skoda | +1:02.4 |
| 9 | Sarah Rumeau | Skoda | +1:06.0 |
| 10 | Pedro Almeida | Toyota | +1:13.2 |
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!