Jorge Martin berhasil membalikkan nasibnya pada Sprint Race MotoGP Misano dengan mengubah gaya balap di aspal yang sangat lengket. Perubahan itu mengangkatnya dari posisi sepuluh pada latihan bebas Jumat ke posisi ketiga di Sprint, meski ia masih tertinggal dari Marc Marquez dan rekan setimnya di Aprilia, Marco Bezzecchi.
Hasil tersebut memangkas keunggulan Martin di klasemen pembalap menjadi 14 poin dari Marquez menjelang balapan utama hari Minggu. Pembalap Spanyol itu finis 3,5 detik di belakang Marquez dan 2,5 detik dari Bezzecchi. "Kami mengubah motor sedikit, tapi saya pikir lebih kepada diri saya sendiri, saya bisa mengubah gaya sedikit," ujar Martin.
Martin mengakui bahwa ia tidak terbiasa dengan tingkat cengkeraman aspal Misano yang ekstrem. "Kami tidak lagi terbiasa dengan trek dengan tingkat cengkeraman seperti ini, jadi semuanya berubah drastis," jelasnya. "Biasanya saat berkendara, saya merasa kehilangan sedikit bagian depan. Tapi di sini, tidak. Jadi saya kehilangan banyak waktu dibandingkan Marco di titik itu, di bagian akhir pengereman."
Perubahan kunci yang dilakukannya adalah tetap mengerem meski merasa hampir terjatuh. "Yang saya perbaiki adalah terus mengerem bahkan ketika saya merasa akan crash, dan masuk ke tikungan. Di situlah saya benar-benar meningkat," tambahnya. "Kualifikasi masih menjadi masalah dengan ban soft, jadi itu sebabnya kami memilih medium [ban belakang di Sprint]."
Start dari posisi kelima, Martin mendapatkan satu posisi di lap pembuka, lalu akhirnya menemukan cara melewati Fabio di Giannantonio di pertengahan balapan. "Saya senang dengan hasilnya, jujur. Saya pikir kami bisa melakukan lebih baik jika start di depan, tapi di belakang Fabio saya membuat ban depan terlalu panas," katanya. "Sangat panas dan dari titik itu saya benar-benar kesulitan di tepi tikungan."
Baca Juga Di Giannantonio Siap Membara di Misano, Balapan Terakhirnya Bareng VR46Martin dan Marquez termasuk minoritas pembalap yang memilih ban belakang medium daripada soft. "Jujur, saya tidak punya pilihan lain. Saya tidak bisa berkendara dengan soft. Itu sebabnya saya menderita di time attack," ungkapnya. "Saya merasa ban mendorong [bagian depan] dan semuanya menjadi sangat agresif dan sulit mengendalikan motor. Untuk balapan besok, medium adalah opsi bagus dan informasi yang berguna."
Ditanya apakah ia bisa menantang Marquez dan Bezzecchi dalam jarak yang lebih jauh, Martin mengakui masih perlu menemukan lebih banyak. "Saat ini, saya tidak berada di level mereka di sini," akunya. "Saya melihat beberapa hal dalam balapan yang bisa kami perbaiki. Jadi saya akan fokus pada diri sendiri, mencoba memperbaiki garis dan titik-titik itu. Dan jika saya bisa melakukannya, mungkin saya bisa memperkecil jarak. Tapi itu akan sangat sulit."
Jika Marc Marquez menang pada hari Minggu, Martin perlu finis di posisi empat besar untuk mempertahankan keunggulan gelar yang telah dipegangnya sejak Assen pada Juni. Tekanan semakin besar bagi Martin untuk tampil maksimal di sisa musim.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!