Peta persidangan Formula 1 selalu menghadirkan cerita unik di luar lintasan balap, dan kali ini Liam Lawson bersiap mencuri perhatian publik Austin dengan cara yang sama sekali berbeda. Pebalap muda asal Selandia Baru tersebut tidak hanya fokus pada persiapan balapan akhir pekan ini, tetapi juga dijadwalkan tampil secara langsung di atas panggung musik dalam rangkaian acara Grand Prix Amerika Serikat di Circuit of দ্য Americas.

Kesempatan langka ini merupakan buah dari kolaborasi menarik antara pebalap tim Racing Bulls tersebut dengan produsen gitar terkenal asal Amerika Serikat, Taylor Guitars. Sebagai bagian dari kerja sama strategis ini, Lawson secara khusus merancang gitar akustik edisi terbatas bernama LL30 GS Mini Special Edition yang akan diluncurkan secara resmi di hadapan para penggemar musik dan balap.

Instrumen kustom tersebut dirancang dengan sentuhan personal yang sangat kental, menampilkan skema warna merah muda hingga putih, lengkap dengan pin jembatan berwarna senada serta nomor balap khas miliknya, yaitu nomor 30, yang tertera jelas pada bagian pelindung petik. Tidak hanya itu, logo kartun khas miliknya yang selama ini menghiasi helm balap Formula 1 miliknya juga turut diukir secara presisi pada bagian penutup batang gitar.

- Advertisement -
Advertisement

Bagi Lawson, kecintaannya pada dunia musik bukanlah hal baru yang datang tiba-tiba seiring kepopulerannya di ajang balap mobil roda terbuka. Perjalanan bermusiknya bermula sejak ia menginjak usia enam tahun atas dorongan sang ayah, yang dulunya juga aktif tampil bersama sebuah band semasa mudanya bersama sang kakak.

Dalam momen peluncuran tersebut, Lawson akan kembali satu panggung bersama rekan-rekan band masa kecilnya, termasuk saudaranya sendiri dan dua orang teman karib yang sudah lama menemaninya bermusik. Penampilan emosional ini menjadi simbol perjalanan panjang dari kamar tidur masa kecil hingga panggung megah di kancah internasional.

"Saya merasa sangat bangga bisa meluncurkan kerja sama saya dengan Taylor Guitars di acara Garage Sessions," ujar Liam Lawson mengungkapkan antusiasmenya menyambut acara tersebut.

Ia menambahkan bahwa bermain gitar telah menjadi bagian yang sangat besar dalam hidupnya sejak usia dini, terutama karena sang ayah selalu mendukungnya bersama sang kakak untuk terus berlatih musik di sela-sela aktivitas harian.

Baca Juga Toto Wolff Tolak Perubahan Batasan Anggaran F1 Usulan James Vowles

"Ayah saya bermain di sebuah band sepanjang masa kecil kami, jadi rasanya ini seperti momen lingkaran penuh ketika bisa meluncurkan gitar kustom LL30 GS Mini SE sambil tampil bersama saudara saya dan dua teman yang tumbuh bersama saya," lanjutnya menjelaskan.

Menurut pebalap yang kini bertengger di posisi kesembilan klasemen sementara pebalap usai mengamankan hasil finis ketujuh secara beruntun di Malaysia dan Singapura ini, musik memiliki fungsi krusial dalam menjaga keseimbangan mentalnya di tengah ketatnya kalender balap F1 yang sangat melelahkan.

"Musik adalah bagian besar dalam hidup saya, dan saya menggunakannya untuk menjernihkan pikiran selama musim balap berlangsung, jadi saya sangat bersemangat untuk tampil di Garage Sessions di mana kita bisa terhubung dengan para penggemar di luar lintasan," pungkasnya.

Aksi panggung ini merupakan bagian dari rangkaian seri Garage Session yang diinisiasi oleh Racing Bulls untuk mendekatkan unsur hiburan dan musik ke dalam atmosfer akhir pekan balap Formula 1 terpilih. Acara ini juga akan dimeriahkan oleh sejumlah musisi lain seperti Jonathan Capeci, Scoot Teasley, Jess Farren, dan Alison Nichols, serta ditutup oleh penampilan penampil utama dari artis musik country Drake Milligan.