Pembalap asal Inggris, Lando Norris, harus menerima kenyataan pahit usai hanya mampu mengamankan posisi start keenam dalam sesi kualifikasi Formula 1 Grand Prix Mexico City. Di tengah performa McLaren yang kian merosot, ia secara terbuka mengakui bahwa mobil mereka saat ini tertinggal jauh dari segi kecepatan murni dibandingkan para rival utamanya di barisan depan.
Tren penurunan performa tim asal Woking ini kembali berlanjut di Autodromo Hermanos Rodriguez. Rekan setimnya, Oscar Piastri, bahkan harus bernasib lebih buruk setelah tersingkir lebih awal dan terpuruk di posisi start ke-13. Sementara itu, Norris sempat memberikan secercah harapan bagi para pendukungnya ketika ia mencatatkan waktu lap tercepat di sesi Q2, sebelum akhirnya posisinya merosot pada detik-detik penentuan di sesi Q3.
Menanggapi hasil tersebut, Norris menegaskan bahwa lap yang ia catatkan di Q3 sudah sangat maksimal jika melihat batasan teknis dari mobil MCL40 yang ia kendarai sepanjang akhir pekan ini. Ia merasa tidak ada peluang yang terbuang sia-sia, melainkan ia memang sudah mengerahkan kemampuan terbaik dari paket aerodinamika dan mesin yang terasa sangat sulit dikendalikan di berbagai tikungan sirkuit Meksiko.
"Saya tidak berpikir ada sesuatu yang terlepas begitu saja, saya pikir lap yang saya lakukan sudah cukup fenomenal dengan mobil yang kami miliki saat ini," ujar Lando Norris kepada awak media termasuk Motorsport Week, menjelaskan bagaimana sulitnya mengemudikan mobil tersebut secara konsisten.
Lebih lanjut, pembalap muda berbakat ini menyoroti betapa sulitnya menemukan keseimbangan yang tepat pada mobilnya. Lap cepat yang ia catatkan di Q2 justru menjadi sebuah anomali yang membuat ekspektasi melambung tinggi, padahal realitas di lintasan menunjukkan bahwa timnya masih menghadapi kendala besar dalam hal kecepatan tertinggi dan stabilitas mekanis.
Baca Juga Ocon Bela Manuver Kontroversial atas Albon, Kritik Aturan F1"Itu menunjukkan di mana posisi Oscar dan perjuangan yang telah kami lalui, betapa sulitnya merangkai satu lap yang utuh dengan mobil ini. Saya cukup senang dengan posisi keenam sejujurnya, Anda tidak pernah benar-benar tahu apa yang akan Anda dapatkan dan setelah saya melakukan lap yang bagus di Q2, saya tahu saya akan kesulitan di Q3 karena peluang saya untuk mengulang lap itu sangat tidak mungkin," tambahnya.
Norris menutup analisisnya dengan menegaskan bahwa masalah utama McLaren musim ini adalah kurangnya kecepatan dasar dan karakter mobil yang terlalu sulit dijinakkan oleh para pembalapnya. Ia berharap tim dapat segera menemukan solusi jangka panjang untuk mengatasi defisit waktu yang cukup besar terutama di sektor-sektor awal sirkuit.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!