Pencapaian luar biasa baru saja diukir oleh Lewis Hamilton setelah berhasil merebut posisi start terdepan pertamanya di Formula 1 bersama tim Ferrari pada sesi kualifikasi Grand Prix Meksiko akhir pekan ini. Pembalap Inggris peraih tujuh gelar juara dunia tersebut sukses mengamankan waktu tercepat di Autodromo Hermanos Rodriguez, mengungguli mantan rekan setimnya di Mercedes yakni George Russell dengan keunggulan tipis hanya 0,009 detik saja.

Keberhasilan ini menandai rekor baru bagi Hamilton sebagai pole position ke-105 sepanjang karier gemilangnya di ajang balap mobil paling bergengsi di dunia. Ini juga menjadi pole pertama bagi sang juara dunia sejak Grand Prix Hungaria pada tahun 2023 silam, ketika ia masih berseragam Silver Arrows sebelum akhirnya memutuskan untuk hengkang dan bergabung dengan skuad Kuda Merah pada musim lalu.

Menanggapi pencapaian monumental tersebut, Hamilton tidak dapat menyembunyikan rasa emosionalnya dan langsung mendedikasikan hasil kerja keras ini kepada orang-orang terdekatnya. Kepada media, ia mengungkapkan betapa berartinya momen ini setelah melalui berbagai tantangan berat bersama tim barunya sejak awal musim kompetisi.

- Advertisement -
Advertisement

"Ini adalah perasaan yang luar biasa," ujar Lewis Hamilton kepada Sky Sports. "Pertama-tama, terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga saya. Saya benar-benar tidak akan berada di sini tanpa dukungan mereka. Saya mengirim pesan kepada ibu saya hari ini, 11-11, yang merupakan tanggal ulang tahunnya. Setiap kali saya melihat angka 11-11 di ponsel saya, itu mengingatkan saya untuk mengiriminya pesan, dan ya, saya datang ke akhir pekan ini dengan pendekatan yang berbeda."

Perubahan pendekatan yang dimaksud oleh pembalap asal Inggris tersebut melibatkan penyesuaian jadwal kedatangannya ke sirkuit. Ia memilih untuk tiba lebih awal di venue balapan demi memaksimalkan waktu analisis bersama para insinyur tim asal Maranello tersebut.

Baca Juga Lando Norris dan McLaren Masuk Nominasi Laureus

"Saya datang ke sini pada hari Rabu, yang tidak pernah saya lakukan sebelumnya," lanjutnya menjelaskan. "Namun kami benar-benar ingin melihat di mana posisi kami dalam beberapa balapan terakhir, di mana letak kesalahannya, dan di mana kami bisa melakukan peningkatan. Kami membuat sedikit perubahan pada cara kerja kami akhir pekan ini. Saya benar-benar merasa sepanjang akhir pekan bahwa kami memiliki peluang untuk bersaing di barisan terdepan."

Meskipun memiliki kecepatan yang menjanjikan, Ferrari sempat dibuat khawatir dengan performa mereka di sesi-sesi sebelumnya yang kerap menurun secara misterius saat memasuki fase krusial Q3. Masalah utama yang sering menghantui tim asal Italia tersebut adalah ketidakmampuan menjaga suhu ban agar tetap berada di jendela optimalnya.

"Namun kami selalu dikejutkan di Q3 bahwa tiba-tiba kami tidak berada di sana," imbuh Hamilton. "Hari ini kami mengkaji segalanya secara menyeluruh. Mulai dari arah angin, kondisi ban, suhu lintasan yang turun sepanjang sesi, hingga apa artinya bagi pengaturan yang Anda butuhkan agar ban dapat bekerja dengan baik, dan lain-lain. Tetapi untuk meraih pole, akhirnya mendapatkan pole bersama Ferrari, itu membawa saya kembali ke masa ketika saya masih kecil duduk di sofa menyaksikan Michael Schumacher meraih pole tersebut dan berpikir betapa kerennya jika bisa melakukan hal itu."

Lewis Hamilton Ferrari
Lewis Hamilton saat merayakan keberhasilan pole position di GP Meksiko.