Pandeglang, Nusantara Media – Kodim 0601/Pandeglang melaksanakan Upacara Bendera Merah Putih rutin tanggal 17 Juli 2026 sebagai momentum untuk memperkuat jiwa nasionalisme, disiplin, loyalitas, serta profesionalisme prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI Angkatan Darat.
Upacara yang berlangsung dengan khidmat tersebut digelar di Lapangan Upacara Makodim 0601/Pandeglang, Jalan Pendidikan No. 1, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Jumat (17/7/2026), mulai pukul 07.00 WIB hingga 07.35 WIB.
Upacara diikuti oleh seluruh personel militer dan ASN Kodim 0601/Pandeglang dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Merah Putih sekaligus implementasi nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Mayor Inf Andang Rohadi selaku Kasdim 0601/Pandeglang. Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Arh Asep Kandana selaku Danramil 0113/Cadasari, dan Perwira Upacara dijabat oleh Kapten Inf Sugeng Rohmad, Pasi Pers Kodim 0601/Pandeglang.
Rangkaian upacara berlangsung sesuai tata upacara militer yang diawali dengan masuknya Komandan Upacara ke lapangan, penghormatan kepada Inspektur Upacara, pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta,
pembacaan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), pembacaan doa, laporan Komandan Upacara, penghormatan pasukan, hingga Inspektur Upacara meninggalkan lapangan dan pembubaran pasukan.
Dalam kesempatan tersebut, Mayor Inf Andang Rohadi membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat yang menegaskan bahwa upacara bendera bulanan bukan sekadar kegiatan seremonial,
melainkan momentum penting untuk memperkokoh jati diri prajurit sebagai abdi negara yang selalu siap mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.
KASAD menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian positif yang telah diraih prajurit TNI AD di seluruh Indonesia melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat.
Namun demikian, KASAD juga mengingatkan masih adanya oknum prajurit yang melakukan pelanggaran disiplin maupun tindak pidana yang dapat mencoreng nama baik institusi.
Menurut KASAD, di era digital saat ini setiap tindakan prajurit dapat dengan mudah menjadi perhatian publik dan menyebar luas melalui media sosial.
Oleh karena itu, seluruh prajurit dituntut memiliki kesadaran tinggi dalam menjaga sikap, ucapan, serta perilaku agar senantiasa mencerminkan jati diri prajurit TNI AD yang profesional, disiplin, dan bermartabat.
Dalam amanat tersebut juga ditekankan pentingnya peran para Komandan Satuan dalam melaksanakan pengawasan melekat, pembinaan personel secara berkelanjutan, serta deteksi dini terhadap potensi pelanggaran.
Apabila ditemukan pelanggaran, harus diberikan tindakan tegas sebagai bentuk efek jera, sementara prajurit yang berprestasi dan berdedikasi perlu diberikan penghargaan secara proporsional sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas pengabdian.
Selain itu, KASAD menegaskan bahwa pengabdian TNI AD tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas pertahanan negara, tetapi juga melalui berbagai program unggulan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Beberapa program strategis yang telah dilaksanakan TNI AD di antaranya pembangunan ribuan jembatan, program TNI AD Manunggal Air, Karya Bakti Skala Besar, hingga berbagai inovasi dalam penanganan sampah menjadi bahan bakar alternatif ramah lingkungan.
Program-program tersebut menjadi bukti nyata komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
KASAD juga mengajak seluruh prajurit agar aktif menyampaikan informasi positif mengenai berbagai kegiatan dan keberhasilan satuan melalui media sosial secara bijaksana.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat komunikasi publik, menangkal penyebaran hoaks, serta membangun citra positif TNI AD di tengah masyarakat.
Di akhir amanatnya, Kepala Staf Angkatan Darat memberikan empat penekanan kepada seluruh prajurit dan ASN TNI AD sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas, yakni menjaga diri dan keluarga dari segala bentuk pelanggaran hukum seperti penyalahgunaan narkoba, judi online,
pinjaman online yang tidak bijak, penyalahgunaan wewenang, maupun tindakan lain yang dapat merugikan institusi.
Selanjutnya, seluruh prajurit diminta meningkatkan kepedulian dalam menjaga citra TNI AD melalui penyebarluasan berbagai program unggulan dan karya pengabdian satuan di ruang digital, menjadi representasi yang baik melalui sikap, perilaku,
serta tutur kata yang mencerminkan kehormatan prajurit Sapta Marga, serta terus memperkuat soliditas, loyalitas, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.
Pelaksanaan Upacara Bendera 17 Juli 2026 di Makodim 0601/Pandeglang berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.
Kegiatan tersebut menjadi sarana pembinaan personel sekaligus media penyampaian kebijakan pimpinan TNI Angkatan Darat agar dapat dipahami dan dilaksanakan secara menyeluruh oleh seluruh prajurit dan ASN.
Lebih dari itu, upacara rutin bulanan ini menjadi wahana untuk memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara, meningkatkan disiplin serta soliditas satuan,
sekaligus memperkokoh komitmen Kodim 0601/Pandeglang dalam mendukung berbagai program unggulan TNI AD yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
Dengan semangat "Negara Hadir Untuk Rakyat", Kodim 0601/Pandeglang berkomitmen terus memberikan pengabdian terbaik melalui profesionalisme, kedisiplinan, serta berbagai karya nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!