PANDEGLANG, Nusantara Media – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 resmi bergulir di wilayah Kabupaten Pandeglang.
Langkah strategis ini menjadi momentum krusial dalam mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat, sekaligus sebagai katalisator untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perdesaan.
Pembukaan TMMD ke-129 berlangsung khidmat dengan antusiasme tinggi dari warga setempat. Kehadiran personel TNI di tengah masyarakat bukan sekadar seremoni, melainkan wujud komitmen nyata untuk hadir memberikan dampak positif secara langsung.
Komandan Kodim (Dandim) 0601/Pandeglang, Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, S.I.P., dalam sambutannya menegaskan bahwa program TMMD merupakan dedikasi TNI untuk bangsa dan negara.
Fokus utamanya adalah membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, terutama hingga ke pelosok daerah yang sulit terjangkau.
"TMMD ke-129 ini bukan sekadar pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, kami ingin memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dengan semangat gotong royong yang menjadi akar budaya kita, target-target pembangunan yang telah direncanakan diyakini akan lebih cepat dan tepat sasaran," ungkap Letkol Inf Afri Swandi Ritonga.
Dalam pelaksanaannya, program TMMD kali ini dirancang secara komprehensif dengan menyasar dua aspek utama, yaitu pembangunan fisik dan pemberdayaan non-fisik:
Difokuskan pada perbaikan infrastruktur vital yang menjadi kebutuhan mendesak bagi mobilitas ekonomi dan sosial warga.
Fokus utamanya meliputi perbaikan akses jalan desa, renovasi sarana umum, serta fasilitas penunjang lainnya yang diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian dan akses pendidikan warga.
Meliputi berbagai kegiatan edukatif seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, sosialisasi kesehatan masyarakat, hingga program pemberdayaan ekonomi kreatif.
Upaya ini dilakukan agar masyarakat tidak hanya merasakan manfaat fisik dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga mendapatkan edukasi yang meningkatkan kapasitas dan kualitas hidup sehari-hari.
Dandim 0601/Pandeglang berharap bahwa kolaborasi ini tidak berhenti saat program selesai. Semangat gotong royong yang tercipta selama masa TMMD diharapkan dapat terus terjaga dan menjadi budaya dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan lingkungan yang tertata baik, aman, dan sejahtera, kemandirian desa akan lebih mudah tercapai.
Program TMMD ke-129 ini membuktikan bahwa peran TNI tidak terbatas pada pertahanan negara, tetapi juga aktif menjadi garda terdepan dalam pembangunan nasional berbasis desa.
Melalui semangat "Manunggal", TNI terus berkomitmen memberikan kontribusi terbaik untuk kemajuan bangsa dari tingkat perdesaan.
Masyarakat Pandeglang menyambut baik program ini dengan harapan infrastruktur yang dibangun dapat bertahan lama dan memberikan dampak ekonomi jangka panjang yang signifikan bagi seluruh warga.
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!