Menjalani karier jurnalistik di lintasan balap kelas dunia selama lebih dari 28 tahun telah menjadikan Juan Fossaroli salah satu figur paling ikonis dan dikenal luas di dalam paddock Formula 1. Meliput lebih dari 500 balapan sejak era sebelum kebangkitan Fernando Alonso pada awal tahun 2000-an, jurnalis asal Argentina ini tidak hanya membawa informasi tajam kepada para penonton setianya, tetapi juga membawa ciri khas visual yang tak terpisahkan dari mikrofon ESPN yang selalu ia genggam di tangan kanannya.
Bagi para penggemar balap di Amerika Selatan, deretan gelang yang melingkar di pergelangan tangan kanan Juan telah menjadi identitas tersendiri yang menghiasi layar kaca setiap akhir pekan Grand Prix. Sambil berkelakar tentang ciri khas tersebut, ia mengungkapkan bagaimana aksesori tersebut sudah melekat erat pada pekerjaannya. "Jika saya sedang sakit, saya bisa memberikan semua gelang saya kepada seseorang dan berpura-pura itu adalah saya," ujarnya sembari tertawa.
Koleksi gelang yang dikenakan oleh Franco Colapinto dan rekan media lainnya memiliki makna emosional yang mendalam, karena setiap utasnya menyimpan cerita perjalanan hidup, hadiah keluarga, serta relasi pertemanan yang erat di dunia balap. Meskipun variasinya kerap berganti seiring berjalannya waktu, elemen inti dari koleksi tersebut tetap dipertahankan, termasuk pemberian khusus dari sang putri tercinta, keponakannya, hingga pembalap muda berbakat asal Argentina tersebut.
Perjalanan koleksi ini bermula dari sebuah gelang mata harimau atau tiger's eye yang dibelinya di Prancis beberapa tahun silam, yang awalnya ia kenakan sendirian sebelum akhirnya berkembang menjadi kumpulan aksesori yang sarat makna. Ia sangat teliti merawat gelang-gelang tersebut, bahkan menggantinya secara mandiri sebelum tali pengikatnya benar-benar putus di tengah kesibukan meliput balapan yang padat.
Baca Juga Toto Wolff Sebut Aksi Salip Sulit Dilakukan di F1 Usai Masalah RussellBagian paling berharga dari seluruh koleksinya tentu saja berasal dari putrinya yang berusia 12 tahun, Sofia, yang mulai memberinya kenang-kenangan sejak usianya masih lima tahun berupa ikatan rambut sederhana dengan pesan agar sang ayah selalu memakainya saat bepergian. Hubungan emosional yang erat ini terus terjaga melalui berbagai karya buatan tangan sang anak, memperkuat ikatan keluarga di tengah mobilitas tinggi dunia balap internasional.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!