Spekulasi mengenai masa depan Kalle Rovanpera di ajang reli dunia kembali memanas setelah sang pebalap tertangkap basah menguji mobil tes purwarupa WRC 2027 milik Toyota di Spanyol. Kehadiran pebalap muda berbakat ini di balik kemudi mobil tes terjadi pada pekan yang sama ketika rekan-rekan seangkatannya bertarung sengit di Sardinia, yang secara alami langsung memicu berbagai pertanyaan besar di paddock mengenai rencana kariernya ke depan bersama pabrikan asal Jepang tersebut.
Kepala Tim Toyota, Jari-Matti Latvala, secara terbuka mengakui bahwa diskusi intensif saat ini sedang berlangsung dengan sang juara dunia dua musim tersebut mengenai potensi kembalinya ia secara penuh ke kancah World Rally Championship musim depan. Latvala mengungkapkan bahwa Rovanpera kini kembali menunjukkan ketertarikan yang mendalam pada dunia reli setelah sempat menjajaki opsi berkarier di lintasan balap sirkuit roda terbuka yang ternyata menyajikan tantangan terjal baginya.
Dalam keterangannya kepada media, Latvala menjelaskan bahwa sang pebalap menyadari sepenuhnya bahwa ambisi menembus ajang Formula 1 merupakan misi yang sangat berat untuk diwujudkan dalam waktu dekat. Oleh karena itu, ketertarikan untuk kembali bersaing di arena reli gravel dan aspal kini menjadi prioritas yang tengah dipertimbangkan secara matang oleh peraih gelar juara dunia WRC 2022 dan 2023 tersebut bersama skuad pabrikan yang telah membesarkan namanya.
"Dia kini telah menunjukkan ketertarikan kembali untuk reli," ujar Latvala. "Saya pikir dia memahami bahwa sisi balap sirkuit, pergi ke Formula 1, adalah bukit yang terlalu tinggi untuk didaki. Tentu saja ada berbagai seri lain yang bisa dia ikuti, tetapi sekarang dia kembali tertarik pada reli. Kami sedang melakukan beberapa diskusi dengannya, tetapi kami harus melihat seperti apa gagasannya. Apakah dia siap mengemudikan satu kejuaraan penuh dan seterusnya? Jadi ya, kami telah memulai beberapa diskusi."
Baca Juga Sebastien Loeb Jajal Mobil Spesifikasi WRC 2027 Proyek Reli SatuMeskipun Toyota saat ini telah mengandalkan barisan pebalap kompetitif dan talenta muda berbakat, mempertahankan sang bintang utama agar tetap berada di dalam keluarga besar tim tetap menjadi agenda utama yang sangat krusial. Latvala menegaskan bahwa kehilangan aset berharga seperti Rovanpera ke tangan tim rival adalah skenario yang ingin dihindari oleh manajemen, terlebih dengan potensi regulasi yang memungkinkan pabrikan menurunkan komposisi skuad yang lebih luas di masa mendatang.
Add us as preferred source

Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!